Harga Vaksin Dunia Naik, di Negara Berkembang Lebih Mahal

Harga Vaksin Dunia Naik, di Negara Berkembang Lebih Mahal

- detikHealth
Rabu, 21 Jan 2015 19:10 WIB
Harga Vaksin Dunia Naik, di Negara Berkembang Lebih Mahal
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Menurut studi yang dilakukan oleh organisasi medis internasional, Medecins Sans Frontieres (MSF), harga vaksin-vaksin penting telah mengalami kenaikan yang tinggi. Kenaikan tersebut namun berbeda-beda untuk tiap negara dan seringkali negara berkembang harus membayar lebih mahal dibanding negara maju untuk jenis vaksin yang sama.

Dalam laporan, setidaknya harga vaksin pada tahun 2014 lebih malah 68 kali jika dibandingkan harga vaksin yang sama di tahun 2001. Selain itu studi juga menemukan harga vaksin untuk pneumonia misalnya di RS Maroko dan Tunisia lebih mahal jika dibandingkan di RS Prancis.

MSF menuding industri farmasi besar sengaja mematok harga yang tinggi dan meminta transparansi tentang berapa sebenarnya beban biaya pembuatan vaksin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga untuk memvaksinasi satu orang anak telah meningkat jadi 68 kali lebih mahal. Ini dikarenakan industri farmasi besar mematok harga vaksin tinggi di negara berkembang yang di negara maju vaksin tersebut sudah banyak digunakan dan menghasilkan mereka miliaran dolar," kata Rohit Malpani dari MSF seperti dikutip dari BBC pada Rabu (21/1/2015).

Perusahaan farmasi Glaxo Smith Kline (GSK) mengatakan semua harga sudah ditentukan sesuai dengan beban produksi. Sekitar 80 persen vaksin perusahaan diklaim sudah diberikan dalam harga diskon untuk negara-negara berkembang.

"Untuk memberi diskon lebih besar akan mengancam kemampuan kita untuk memasok ke negara-negara tersebut dalam jangka panjang. Akan tetapi kami terus mencari cara untuk mengurangi biaya produksi," tulis GSK dalam pernyataan tertulis.

(vit/vit)

Berita Terkait