Dengan perdarahan pada urine-nya, wanita 76 tahun tersebut sempat didiagnosis mengalami batu ginjal. Sebab darah tersebut dikira sebagai bekuan darah. Hana pun menjalani operasi. Namun, saat itulah dokter menemukan dua cacing raksasa di tubuhnya.
"Di salah satu ginjalnya terdapat cacing berwarna merah sepanjang 7,6 cm. Lebih parahnya lagi, kami menemukan cacing kedua sepanjang 5 cm telah merangkak ke kandung kemihnya," kata ahli urologi Dr Jan Pulcer kepada beberapa media di Ceko dan dikutip pada Kamis (22/1/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cacing besar itu disebut dengan Dioctophyme renale. Biasanya, parasit tersebut bisa bermanifestasi di anjing dan sangat jarang bisa masuk ke tubuh manusia. Operasi untuk mengeluarkan cacing tersebut adalah satu-satunya penanganan infeksi tersebut. Guna memastikan diagnosis, saat ini, kedua cacing itu sudah dikirim ke National Laboratory di Praha untuk diperiksa.
Hingga saat ini, belum diketahui jelas penyebab cacing tersebut bisa masuk ke tubuh Hana. Namun, diduga cacing bisa masuk ke tubuh manusia lewat makanan laut yang tidak dimasak dengan baik. Apalagi, keluarga mengatakan bahwa Hana sangat hobi mengonsumsi seafood lokal.
"Setelah cacing dikeluarkan dari tubuhnya, sulit bagi pasien untuk pulih. Biasanya, cacing ginjal raksasa ini bisa bertahan di tubuh sampai 5 tahun. Kasus ini pun yang pertama kali terjadi di Ceko," tutur Dr Jan.
(rdn/vit)











































