Minggu, 01 Feb 2015 15:04 WIB

Ingin Suntik Botox, Wanita Ini Malah Mendapat Suntikan Racun Ular

- detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Alba-lulia - Botox yang terbuat dari senyawa racun umum digunakan di dunia kecantikan. Manfaat suntik botox yang bisa menghilangkan keriput menjadi idaman bagi mereka yang ingin tampil prima. Akan tetapi hal tersebut sepertinya tidak berlaku pada satu wanita dari Romania.

Racula Crisan (38) dua tahun yang lalu pergi menemui ahli bedah plastik Adrian Oancea (47) di Alba County Hospital untuk mendapat suntikan botox. Injeksi dilakukan di dua tempat yaitu di bawah mata dan bibir bawah.

Setelah beberapa jam, Crisan mulai merasa ada yang aneh. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit karena wajahnya membengkak dan lumpuh.

Baca juga: Racun Lebah Bisa Bikin Awet Muda

Crisan yang tinggal di kota Alba-lulia, Romania, bercerita kepada Central European News (CEN) bahwa menurut informasi dari Kementerian Kesehatan ternyata zat yang digunakan oleh Oancea tidak terdaftar di negara tersebut.

"Wajah saya lumpuh sekitar delapan bulan sampai satu tahun. Kelenjar lakrimal (kelenjar air mata -red) saya lumpuh, dan saya terpaksa menggunakan obat tetes mata. Saya tidak bisa tertawa dan mengangis," kata Crisan seperti diberitakan CEN dan dikutip dari berbagai sumber pada Minggu (1/2/2015).

"Saat dia (Oancea -red) memberikan kesaksian, ia mengaku tidak tahu pastinya apa yang ia berikan kepada saya karena itu ia pesan secara online dari suplier Tiongkok dan tulisannya memakai bahasa mandarin," imbuh Crisan yang telah mengajukan kasusnya ke pengadilan.

Setelah diselediki lebih lanjut, ternyata zat yang disuntikan ke Crisan adalah racun ular viper. Setelah dua tahun menjalani terapi baru sekitar 70% otot wajahnya dapat ia gunakan.

Baca juga: 7 Racun Hewan yang Berpotensi Jadi Obat di Masa Depan

Di Tiongkok racun ular digunakan dalam terapi menghilangkan keriput namun bukan untuk diterapkan langsung ke kulit. Racun biasanya dicampur ke dalam krim yang kemudian diaplikasikan di wajah.

(up/up)