Dikutip dari jurnal Stroke, Senin (2/2/2015), orang yang rata-rata minum lebih dari dua gelas sehari minuman beralkohol memiliki risiko 34 persen lebih tinggi untuk terkena stroke. Angka ini didapat jika dibandingkan dengan mereka yang minum sedikit atau tak minum sama sekali.
Para peneliti juga menemukan bahwa orang yang terlalu banyak minum minuman beralkohol di usia 50-60an juga cenderung lebih cepat terkena stroke mereka yang tidak mengonsumsinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Minum Minuman Beralkohol Bikin Tidur Lebih Nyenyak? Ini Faktanya
Selain stroke, peminum minuman beralkohol juga berisiko tinggi mengalami tekanan darah tinggi dan diabetes. Keduanya merupakan prediktor dari stroke.
Belum pasti diketahui mengapa konsumsi alkohol memengaruhi risiko stroke, tetapi beberapa teori berpusat pada kenyataan bahwa alkohol memengaruhi tekstur darah dan pembuluh darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko stroke hemoragik, yaitu ketika pembuluh darah pecah di dalam otak.
"Semakin banyak Anda minum minuman alkohol, semakin tinggi risiko Anda mengalami perdarahan di otak," imbuh Dr Irene Katzan dari The Cleveland Clinic.
Oleh sebab itu, mereka menyarankan Anda untuk mempertimbangkan kembali jika ingin mengonsumsi minuman beralkohol. Sebisa mungkin hindari mengonsumsinya setiap hari, apalagi dengan jumlah lebih dari dua gelas per hari.
Baca juga: Jangan Bersihkan Luka dengan Alkohol, Ini Alasannya
(ajg/up)











































