Flu Babi Serang Beberapa Daerah di India

Flu Babi Serang Beberapa Daerah di India

- detikHealth
Senin, 02 Feb 2015 11:50 WIB
Flu Babi Serang Beberapa Daerah di India
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Nwe Delhi - Di tahun 2009 silam, flu babi sempat menjadi bahan pemberitaan di berbagai negara. Di awal 2015 ini, sejumlah daerah di India melaporkan kasus infeksi flu babi, bahkan beberapa orang dilaporkan meninggal.

Flu babi adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza H1N1 yang menginfeksi saluran pernapasan babi. Virus flu babi ini mudah menular ke manusia melalui udara, dan bukan dari makanan produk olahan babi. Virus ini dapat tetap bertahan hidup selama sekitar 48 jam sehingga mudah menular antar manusia Gejalanya batuk, demam, sakit kepala, nafsu makan menurun, muntah, diare, dan lesu.

Dikutip dari Medicinenet dan ditulis pada Senin (2/2/15), telah ditemukan kembali kasus flu babi ini di India, yang menimbulkan kekhawatiran pada tahun ini. India yang memang memiliki populasi yang padat memudahkan penyebaran H1N1 melalui udara dan droplet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, 10 negara bagian di India telah melaporkan infeksi H1N1 dengan beberapa kematian. Telangana, negara bagian di wilayah selatan India, merupakan penyumbang laporan terbesar terhadap kasus flu burung ini, di mana ada lebih dari 120 kasus. Sejak 1 Januari 2015, sudah lebih dari 150 infeksi virus flu babi dilaporkan, bersamaan dengan itu tujuh orang meninggal dunia akibat virus tersebut.

Laporan terbaru pada 26 Januari 2015 di New Delhi sebanyak 179 orang didiagnosis terkena infeksi virus ini dan 18 orang telah dinyatakan positif memiliki virus H1N1. Virus ini juga menyebabkan kematian pada tiga orang di New Delhi.

Kekhawatiran bahwa akan terjadi peningkatan pada jumlah virus H1NI ini menyebabkan Kementerian Kesehatan India memastikan sanitasi dan kebersihan di semua tempat umum. Meskipun penyebaran virus ini tidak seheboh di tahun 2009, Kemenkes India tetap meminta warganya lebih berhati-hati terhadap penyebaran virus ini.

Kementerian Kesehatan India berharap jumlah orang yang terinfeksi akan cepat menurun seiring dengan cuaca di India yang mula menghangat. Sebanyak 22 RS di New Delhi juga mengklaim memiliki cukup banyak persediaan obat untuk merawat mereka yang didiagnosis flu babi.

Belum ditemukan vaksin untuk mencegah penyebaran virus ini, sehingga CDC (Centers for Disease Control and Prevention) memaparkan menggunakan beberapa cara ini untuk mencegah infeksi HIN1, yakni:

1. Mencuci tangan dengan sabun cuci tangan anti-bakteri.
2. Jangan menyentuh wajah, terutama hidung dan area mulut, karena dapat memudahkan virus menyebar ke saluran pernapasan lainnya.
3. Hindari orang-orang yang terinfeksi atau memiliki gejala flu babi.
4. Penggunaan masker dapat sedikit membantu ketika berada di lingkungan terbuka.

(vit/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads