Jo's Cervical Cancer Trust, sebuah organisasi nirlaba di Inggris yang berupaya memberikan berbagai informasi tentang kanker serviks dari Inggris juga melaporkan 1 dari 3 wanita berusia 25-29 tahun di Negeri Ratu Elizabeth tak menjalani pap smear.
Untuk meningkatkan kesadaran para wanita Inggris akan pentingnya prosedur ini, Jo's Cervical Cancer Trust pun meluncurkan kampanye sejenis Ice Bucket Challenge. Bedanya, dalam kampanye ini mereka meminta orang-orang untuk memakai lipstik yang belepotan, lantas berfoto selfie.
Kemudian foto tersebut dapat diunggah di Instagram, Twitter atau media sosial sejenis dan memasang tagar #smearforsmear.
Baca juga: Mau Papsmear? Perhatikan Dulu Ketentuan Berikut Ini
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal Durrant sepakat bila pap smear dapat mencegah para wanita mengidap atau terdiagnosis dengan kanker mematikan ini. "Setidaknya kalau pap smear, kanker mereka dapat terdeteksi sejak dini, sehingga pengobatannya tidak terlalu berat, begitu juga dengan efek samping (pengobatannya)," lanjutnya.
Durrant juga memastikan pasien yang mendapatkan diagnosis sejak dini berpeluang hidup lebih lama daripada mereka yang terlambat pap smear. Dengan kata lain, Durrant meyakinkan bahwa pap smear dapat menyelamatkan nyawa seorang wanita.
Sejauh ini sudah banyak kalangan selebriti Inggris yang ambil bagian dalam kampanye ini. Di antaranya model dan putri rocker Mick Jagger, Georgia May Jagger dan penyanyi Rita Ora.
Baca juga: Tak Selalu Sakit, Begini Prosesnya Saat Wanita Melakukan Papsmear











































