Rabu, 04 Feb 2015 07:37 WIB

Hari Kanker Sedunia

Menkes: Kanker Serviks adalah Kanker yang Paling Mudah Dicegah

- detikHealth
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Menjadi salah satu jenis kanker yang mematikan di Indonesia, kanker serviks menurut Menteri Kesehatan RI, Prof Dr dr Nila F. Moeloek, SpM(K) justru paling mudah dicegah. Mengapa?

"Kanker serviks itu angka kejadiannya nomor dua setelah kanker payudara. Tapi kanker serviks adalah salah satu kanker yang paling mudah untuk dicegah," ujar Menkes Nila dalam konferensi pers awal tahun tentang program kerja Kemenkes di Gedung Kemenkes RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, seperti ditulis Rabu (4/2/2015).

Ia menambahkan, peluang kesembuhan penyakit ini jika dideteksi lebih dini dan segera diberi pengobatan yang tepat juga tinggi. Oleh sebab itu, ia mengimbau wanita untuk rutin melakukan cek papsmear atau IVA.

Baca juga: Jupe Sebut Kanker Seperti Arisan, Siapa Saja Bisa Kena

"Kalau sudah ada keputihan berbau atau perdarahan, segera ke fasilitas kesehatan primer. Dokter di sana bisa papsmear atau IVA," imbuhnya.

Namun jika memang memungkinkan, akan jauh lebih baik jika wanita usia subur melakukan pemeriksaan sedini mungkin. Jangan menunggu keputihan tersebut kemudian berlanjut menjadi bleeding.

"Kalau sudah seperti itu mungkin sudah stadium 2 atau 3," lanjutnya.

Papsmear atau IVA disampaikan Menkes Nila baik dilakukan minimal setiap tahun, atau bisa juga dilakukan tiga tahun sekali. Ia bahkan juga menyebutkan bahwa dibandingkan jika sudah terkena kanker, pemeriksaan dini seperti papsmear atau IVA bisa dibilang biayanya cukup terjangkau.

Baca juga: Ria Irawan Posting Foto Rahim untuk Memotivasi Pengidap Kanker

(ajg/vit)