Rabu, 04 Feb 2015 16:17 WIB

Pakaian Bekas dan Kesehatan

Cara Tepat Mencuci Pakaian Bekas Agar Tak Tertular Penyakit Infeksi

- detikHealth
ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Saat membeli pakaian baru, sudah sepatutnya jika pakaian tersebut dicuci sebelum digunakan. Apalagi, jika yang Anda beli adalah pakaian bekas. Pakaian bekas bisa menularkan penyakit infeksi seperti jamur dan serangga.

Diungkapkan dr Eddy Karta SpKK, karena yang ditakutkan adalah penularan penyakit infeksi maka untuk mencuci pakaian bekas bisa dilakukan beberapa cara. Salah satunya dengan mencuci menggunakan sabun yang kemudian dilanjutkan dengan cairan antiseptik.

"Salah satu antiseptik yang kuat dan efektif untuk aneka mikroorganisme misalnya cairan bleaching (pemutih)," tutur dokter yang praktik di EDMO Clinic Jakarta Selatan ini saat berbincang dengan detikHealth pada Rabu (4/2/2015).

Namun, jika dikhawatirkan baju tersebut akan rusak jika menggunakan cairan pemutih dr Eddy menyarankan gunakan air panas mendidih untuk merebus ataupun merendam pakaian. Dengan cara itu, risiko penularan penyakit pun bisa berkurang.

Baca juga: Mencuci Baju dengan Mesin Cuci Justru Picu Bakteri Berkembang Biak

Terkait lamanya perebusan atau perendaman pakaian bekas dalam air panas, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Centre Bali menuturkan waktu lima menit sudah cukup untuk mematikan jamur atau serangga yang bersembunyi di pakaian.

Setelah direndam, pakaian bisa dicuci seperti biasa menggunakan deterjen kemudian setelah kering, jangan lupa untuk diseterika dengan suhu yang disesuaikan dengan bahan.

"Sudah direndam, lalu dicuci dengan sabun dan kemudian diseterika dengan suhu yang relatif panas kan sudah pasti jamur dan kutu itu mati," ucap dr Nyoman.

Baca juga: Mandi dengan Cairan Antiseptik Cegah Infeksi Darah Anak


(rdn/vit)