Anak-anak yang berjumlah kurang lebih 227 orang dikumpulkan di salah satu sudut lantai basement. Mereka mendapat penyuluhan tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dari petugas Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara.
Baca juga: Sedang Diare? Sebaiknya Hindari Konsumsi Asupan Ini Ya
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, diare belum banyak dikeluhkan para pengungsi di apartemen Gading Nias yang totalnya mencapai 852 orang. Koordinator posko kesehatan, dr Yudi mengatakan diare biasanya baru muncul di hari ketiga.
"Diare biasanya baru mulai di hari ketiga, ketika pengungsi kurang menjaga hygiene. Tidak cuci tangan misalnya," kata dr Yudi saat ditemui detikHealth, Rabu (11/2/2015).
Baca juga: Hii! Bakteri dan Kuman pun Bisa Tumbuh Subur di Handuk Mandi
Sementara itu, koordinator posko pengungsian Apartemen Gading Nias Erman Suherman mengatakan saat ini pengungsi membutuhkan bantuan selimut dan alas tidur. Lauk pauk, beras dan pakaian ganti juga masih banyak dibutuhkan.
Secara umum, kondisi banjir di wilayah Kelapa Gading sudah mulai surut. Namun di beberapa titik, genangan masih tinggi. Beberapa di antaranya adalah daerah permukiman.
"Kompleks wali kota di Kelapa Gading Timur, air masih 30-40 cm. Kampung Rawa di Pegangsaan Dua, masih 60-80 cm," kata Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Sutriyono.
(up/vit)











































