Ya, tanpa melakukan pemeriksaan nyeri seperti yang seharusnya, dokter di South Tyneside District Hospital tersebut hanya menyebutkan Nadia kemungkinan salah posisi saat menggendong sang putri, Ava (3). Setelah itu dokter kemudian menyuruh Nadia pulang.
Ibu Nadia yang saat itu berada di rumah dan kebetulan bekerja sebagai perawat, gagal menyelamatkan nyawa sang anak saat mengalami serangan jantung karena kondisinya yang sudah cukup parah. Diduga nyeri tersebut memang muncul akibat adanya gangguan pada jantung Nadia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Gejala Spesifik Gagal Jantung pada Wanita: Detak Jantung Telalu Cepat
"The Trust mengakui bahwa seharusnya Nadia mendapatkan beberapa pemeriksaan terkait nyeri yang dikeluhkannya. Jika pemeriksaan tersebut dilakukan, ia kemungkinan masih berada di rumah sakit saat mengalami serangan jantung dan mungkin juga akan berhasil diresusitasi. Ini kasus yang benar-benar tragis," tutur Curran, seperti dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (12/2/2015).
Dalam sidang dibenarkan bahwa tidak ada pemeriksaan darah ataupun elektrokardiografi dalam kunjungan pertama Nadia ke dokter, untuk mencari tahu penyebab dari rasa nyerinya.
Sementara itu, Steve Williamson dari South Tyneside NHS Foundation Trust pun angkat bicara atas kasus yang sedang berlangsung ini. "Kami turut berduka cita atas kematian tragis Nadia Wearn dan kami menyampaikan simpati yang mendalam kepada keluarganya," imbuhnya.
Baca juga: Dapat Cangkok Jantung, Pria Ini Jadi Punya Hobi Bersepeda Seperti sang Donor
(ajg/up)











































