Jakarta -
Keluarnya gas dari tubuh seperti kentut dan sendawa memang cukup memalukan jika terjadi terlalu sering. Faktanya, pembuangan gas terlalu sering bisa memberikan banyak arti mengenai tubuh Anda.
Dikutip dari Women's Health Magz pada Sabtu (28/2/2015), ternyata kentut atau sendawa adalah salah satu cara tubuh untuk mengirimkan petunjuk bahwa ada sesuatu yang bermasalah pada organ tubuh. Berikut beberapa 'sinyal' dari tubuh yang berkaitan dengan pembuangan gas.
1. Terlalu banyak bakteri
Illustrasi: Thinkstock
|
"Anda makan terlalu banyak makanan fermentasi yang mengandung bakteri," jelas Rebekah Gross, M.D., ahli gastroenterologist di Joan H. Tisch Center for Women's Health di New York Langone Medical Center. Menurutnya, pertumbuhan bakteri di usus yang berlebihan dapat mengarahkan tubuh menyimpan banyak gas. Selain itu, gas yang menumpuk juga menyebabkan perut kembung.
Jenis makanan yang menyebabkan kembung dan gas dalam usus yaitu buah-buahan seperti alpukat, ceri, plum, lalu kacang-kacangan serta gandum dan bawang putih. Sebaiknya, segera menghindari makanan tersebut untuk membantu mengurangi produksi gas dalam usus.
Baca juga: Posisi Menyusu Tak Tepat, Perut si Kecil pun Bisa Kembung
2. Anda makan terlalu cepat
Illustrasi: Thinkstock
|
Jika Anda makan dengan waktu yang cukup cepat atau bahkan makan sambil mengobrol dapat memungkinkan untuk menelan udara terlalu banyak. "Udara yang terlalu banyak masuk dapat menciptakan produksi gas dalam tubuh yang banyak pula," ujar Rebekah. Udara yang banyak akan meningkatkan proporsi perut sehingga tubuh akan bereaksi untuk segera mengeluarkannya. "Bersendawa lebih berkaitan karena menelan udara terlalu banyak," ungkap Rebekah.
3. Sumber makanan mengandung susu
Illustrasi: Thinkstock
|
"Sistem tubuh Anda akan mengurangi jumlah enzim laktat untuk berusaha mencerna makanan dalam produk susu," jelas Rebekah. JIka Anda mengonsumsi keju dan susu dalam jumlah banyak, hal itu bisa menjadi kemungkinan terciptanya produksi gas yang banyak. Sebaiknya, kurangi konsumsi sumber makanan yang berasal dari susu untuk membuat perut terasa lebih nyaman.
4. Perubahan hormon
Illustrasi: Thinkstock
|
Ketika Anda menopause atau berada pada kondisi dimana tubuh mulai kehilangan banyak hormon, disitulah terbentuk gas dalam tubuh. "Belum jelas bagaimana hormon memengaruhi produksi gas tubuh, namun sebagian besar wanita akan merasakan perut terlalu banyak gas ketika terjadi perubahan hormon itu," jelas Rebekah. Rebekah menyarankan agar lebih sering berolahraga agar kondisi perut terasa lebih nyaman ketika terjadi perubahan hormon tersebut.
Baca juga: Pria Ini Klaim Mengoleksi Kentut dan Menjualnya di Internet
5. Konstipasi
Illustrasi: Thinkstock
|
Saat perut mulai terasa mengganggu bahkan cenderung menyakitkan, hal itu membuat Anda mengalami pembuangan gas melalui kentut yang cukup sering. Menurut Rebekah, sumber gangguan perut itu karena kondisi konstipasi yang sebagian orang sering alami. Ia menyarankan agar lebih banyak minum air, olahraga cukup serta makan dari sumber makanan yang cukup serat.
"Anda makan terlalu banyak makanan fermentasi yang mengandung bakteri," jelas Rebekah Gross, M.D., ahli gastroenterologist di Joan H. Tisch Center for Women's Health di New York Langone Medical Center. Menurutnya, pertumbuhan bakteri di usus yang berlebihan dapat mengarahkan tubuh menyimpan banyak gas. Selain itu, gas yang menumpuk juga menyebabkan perut kembung.
Jenis makanan yang menyebabkan kembung dan gas dalam usus yaitu buah-buahan seperti alpukat, ceri, plum, lalu kacang-kacangan serta gandum dan bawang putih. Sebaiknya, segera menghindari makanan tersebut untuk membantu mengurangi produksi gas dalam usus.
Baca juga: Posisi Menyusu Tak Tepat, Perut si Kecil pun Bisa KembungJika Anda makan dengan waktu yang cukup cepat atau bahkan makan sambil mengobrol dapat memungkinkan untuk menelan udara terlalu banyak. "Udara yang terlalu banyak masuk dapat menciptakan produksi gas dalam tubuh yang banyak pula," ujar Rebekah. Udara yang banyak akan meningkatkan proporsi perut sehingga tubuh akan bereaksi untuk segera mengeluarkannya. "Bersendawa lebih berkaitan karena menelan udara terlalu banyak," ungkap Rebekah.
"Sistem tubuh Anda akan mengurangi jumlah enzim laktat untuk berusaha mencerna makanan dalam produk susu," jelas Rebekah. JIka Anda mengonsumsi keju dan susu dalam jumlah banyak, hal itu bisa menjadi kemungkinan terciptanya produksi gas yang banyak. Sebaiknya, kurangi konsumsi sumber makanan yang berasal dari susu untuk membuat perut terasa lebih nyaman.
Ketika Anda menopause atau berada pada kondisi dimana tubuh mulai kehilangan banyak hormon, disitulah terbentuk gas dalam tubuh. "Belum jelas bagaimana hormon memengaruhi produksi gas tubuh, namun sebagian besar wanita akan merasakan perut terlalu banyak gas ketika terjadi perubahan hormon itu," jelas Rebekah. Rebekah menyarankan agar lebih sering berolahraga agar kondisi perut terasa lebih nyaman ketika terjadi perubahan hormon tersebut.
Baca juga: Pria Ini Klaim Mengoleksi Kentut dan Menjualnya di Internet
Saat perut mulai terasa mengganggu bahkan cenderung menyakitkan, hal itu membuat Anda mengalami pembuangan gas melalui kentut yang cukup sering. Menurut Rebekah, sumber gangguan perut itu karena kondisi konstipasi yang sebagian orang sering alami. Ia menyarankan agar lebih banyak minum air, olahraga cukup serta makan dari sumber makanan yang cukup serat.
(up/up)