"Lapisan ozon berlubang di Jawa sebenarnya, tapi ultra violetnya belok ke timur sedikit. Kami aman di Jakarta, di sini tidak aman," seloroh Menkes Nila dalam sambutannya, Selasa (10/3/2013).
"Di sini saya tahu betul katarak cukup banyak karena ultra violetnya tinggi sekali," sambung Menkes Nila yang juga merupakan dokter spesialis mata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teriknya matahari di Makassar sebenarnya bisa dipahami karena letak geografisnya yang tak begitu jauh dari garis khatulistiwa. Namun soal banyaknya kasus katarak, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan tidak memungkirinya.
"Saya tidak hafal persis angkanya. Tapi seiring dengan meningkatnya penyakit degeneratif seperti diabetes, memang katarak di Sulawesi Selatan meningkat," kata Kepala Dinkes Sulawesi Selatan, dr H Rachmat Latief.
Menurut dr Rachmat, salah satu penyebab katarak adalah komplikasi penyakit diabetes. Penyebab lainnya seperti disampaikan Menkes Nila adalah paparan radiasi sinar ultra violet.
Baca juga: Fasilitas Kesehatan Minim, Katarak Kerap Dibiarkan Tanpa Pengobatan
(up/vta)











































