Studi: Dikonsumsi Berlebihan, Minuman Berkafein Picu Tekanan Darah Tinggi

Studi: Dikonsumsi Berlebihan, Minuman Berkafein Picu Tekanan Darah Tinggi

- detikHealth
Selasa, 17 Mar 2015 10:35 WIB
Studi: Dikonsumsi Berlebihan, Minuman Berkafein Picu Tekanan Darah Tinggi
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Merasa letih dan mengantuk lumrah dialami seseorang ketika tengah bekerja. Untuk mengatasi keadaan ini pun tak sedikit orang yang mengonsumsi kafein atau bahkan minuman berenergi guna mengurangi rasa letih dan kantuk. Namun, baru-baru ini, sebuah penelitian terbaru mensinyalir bahwa minuman berenergi bisa memicu naiknya tekanan darah.

Peneliti dari Mayo Clinik menjelaskan bahwa saat mengonsumsi minuman berenergi, seseorang dapat mengalami kenaikan tekanan darah sehingga risiko penyakit jantung meningkat. Studi yang diumumkan di Sesi ilmiah tahunan ke 64 American College of Cardiology, San Diego, menerangkan bahwa para peneliti secara bergantian memberi sekaleng minuman berenergi pada 25 orang dewasa muda yang sehat (dengan rentang usia 19-40 tahun).

Baca Juga : Studi Ini Sebut Kebanyakan Tidur Tingkatkan Risiko Kena Stroke

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, peneliti menilai perubahan denyut jantung dan tekanan darah mereka. Hasilnya, ditemukan peningkatan tekanan darah dan denyut jantung terjadi 30 menit setelah pengonsumsian minuman berenergi. Selain itu, peneliti juga membandingkannya dengan orang-orang yang mengonsumsi kafein lebih dari 160 mg per harinya.

Peserta yang mengonsumsi minuman berenergi mengalami kenaikan tekanan darah, bahkan efek yang paling dramatis terjadi pada peserta yang tidak terbiasa mengonsumsi banyak kafein. Peningkatan ini terjadi lebih dari dua kali lipat pada orang-orang pengonsumsi kafein setelah mengonsumsi minuman berenergi.

Baca juga : Overdosis Suplemen Vitamin C Tingkatkan Risiko Batu Ginjal pada Pria

"Kami menyadari bahwa konsumsi minuman berenergi sudah semakin tersebar luas di kalangan anak muda. Kami khawatir dengan kesehatan mereka ketika minuman berenergi dikonsumsi berlebihan. Sebab, penelitian kami menunjukkan minuman berenergi dapat meningkatkan tekanan darah," ujar Anna Svatikova, M.D., Ph.D, salah satu penulis dan ahli pada penyakit kardiovaskuler di Mayo Clinic, dikutip dari ScienceDaily, Selasa (17/3/2015).

"Sekarang, kami melihat bahwa orang-orang yang tidak terbiasa mengonsumsi kafein memiliki risiko yang justru lebih tinggi. Para konsumen harus berhati-hati ketika mengonsumsi minuman berenergi karena dapat meningkatkan risiko masalah kardiovaskuler, bahkan pada orang yang masih muda," tutur Anna. (Nurvita Indarini/Nurvita Indarini)

Berita Terkait