Survei yang dilakukan oleh peneliti di Inggris menyatakan anak-anak berisiko menjadi 'pecandu' garam karena penggunaan jumlah garam yang sangat tinggi ditemukan di beberapa restoran terkemuka. Concesnsus Action on Salt and Health menemukan 28% dari makanan anak mengandung 2 gram atau lebih gara.
Padahal 2 gram merupakan jumlah maksimum dari penggunaan garam harian untuk balita. Diperingatkan bahwa ditemukannya generasi 'pecandu garam' setelah terlihat dari survei kandungan garam dari 218 jenis makanan di 23 restoran yang ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah laporan dari Soil Association memperikrakan bahwa 40% orang tua mengajak anak mereka makan di luar rumah setidaknya sekali dalam dua minggu.
Baca juga : Yuk Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak dengan Rumus 'G4G1L5'
"Hanya 5 dari 23 restoran yang disurvei bersedia melakukan pengurangan jumlah garam pada makanan dengan menekan ke angka target yang telah ditetaplkan oleh Departemen Kesehatan," kata salah satu peneliti, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (17/3/2015).
Laporan terbaru dari National Diet and Nutrition Survey menunjukkan bahwa anak usia 4-18 tahun mengonsumsi lebih banyak garam dari yang telah direkomendasikoan oleh Scientific Advisory Committee on Nutrition di tahun 2003.
Baca juga : Studi: Kurangi Asupan Garam Berlebih Bantu Jaga Kesehatan Ginjal
(rdn/vta)











































