Kisah Rivera, Berhasil Melahirkan dengan Bantuan Aplikasi Facetime

Kisah Rivera, Berhasil Melahirkan dengan Bantuan Aplikasi Facetime

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 18 Mar 2015 13:05 WIB
Kisah Rivera, Berhasil Melahirkan dengan Bantuan Aplikasi Facetime
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
New Jersey - Apa yang Anda rasakan ketika air ketuban sudah pecah tetapi kala itu tidak ada tenaga medis yang bisa membantu proses persalinan? Panik, sudah pasti. Hal itulah yang juga dialami oleh Rivera.

Wanita asal Newark, New Jersey ini sedang melakukan kontrol rutin kehamilan. Tiba-tiba, Rivera yang ditemani sang suami merasa air ketubannya pecah. Padahal, saat itu dokter yang biasa menanganinya belum tiba. Kebingungan, suami Rivera pun memutuskan untuk menggunakan aplikasi Facetime pada iPhone.

"Saya merasakan kepala bayi saya sudah ada di bawah sana. Tapi saat itu hanya ada saya, suami, dan asisten medis yang ternyata belum pernah membantu proses persalinan sebelumnya," kata Rivera kepada NBC News, dikutip pada Rabu (18/3/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, dengan sigap suami Rivera menggunanakan aplikasi video messaging facetime pada iPhone untuk meminta instruksi persalinan dari sang dokter, dr Meena Devalla. Untungnya, dr Meena bisa memberi instruksi jelas kepada asistennya.

Baca juga: Rasa Nyeri dan Waktu Bersalin yang Lama, Mana yang Lebih Ditakutkan Ibu Hamil?

Meskipun sang asisten, Oswaida Torres belum pernah menggunakan Facetime, dalam waktu kurang lebih 20 menit, Rivera berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama Raphael.

"Dengan tenang saya berusaha memberi instruksi step by step dengan jelas. Jangan lupa potong tali pusar bayi dan jepit dengan tepat kemudian berikan kasa steril dan segera lakukan IMD. Jangan lupa pula bungkus bayi menggunakan bedong agar ia hangat setelahnya. Teknologi benar-benar memudahkan saya untuk hal ini," kata dr Meena.

Sementara itu, meski merasa gugup karena baru pertama kali membantu ibu bersalin sekaligus menggunakan facetime, Torres merasa bersyukur karena ia berhasil menyelesaikan tugasnya. "Saya berterima kasih pada Tuhan karena ibu dan bayinya bisa selamat," kata Torres.

Baca juga: Tak Sengaja, Dokter di Swedia Malah Suntikkan Disinfektan ke Ibu Bersalin (Radian Nyi Sukmasari/Nurvita Indarini)

Berita Terkait