Bukan Hotel, Numpang Tidur Siang pun Bisa Dilakukan di Spa

Bukan Hotel, Numpang Tidur Siang pun Bisa Dilakukan di Spa

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 20 Mar 2015 07:05 WIB
Bukan Hotel, Numpang Tidur Siang pun Bisa Dilakukan di Spa
Yelospa
New York - Kurang tidur bisa dikatakan salah satu masalah kesehatan terbesar manusia saat ini. Kondisi seperti ini pun dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menjadikannya industri, dengan membuat produk seperti aplikasi pemicu rasa kantuk atau kasur yang bisa membuat seseorang tertidur lelap.

Begitu juga dengan The Yelo Spa di New York. Ini bukan spa untuk perawatan kecantikan, sebab di sana yang Anda lakukan adalah tidur. Hanya dengan merogoh kocek 1 dollar AS (sekitar Rp 13.000), Anda bisa tidur siang selama 40 menit di ruangan yang telah disediakan secara khusus oleh spa ini.

Intensitas dan warna lampu di kamar ini dapat diatur sendiri oleh pengguna. Uniknya, setiap kamar di spa ini juga dilengkapi dengan aplikasi yang dapat memperlihatkan sinar matahari buatan untuk membangunkan pelanggan. Aplikasi ini dirasa mampu membangunkan pelanggan 'lebih lembut' daripada menggunakan jam dengan alarm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Kuliah Seabrek, Kampus Ini Sediakan 'Pojok Tidur Siang' untuk Mahasiswa

Lantas mengapa untuk tidur saja harus bayar? "Ini sama saja dengan Anda membayar cicilan rumah atau sewa apartemen, itu artinya Anda membayar untuk tidur. Begitu juga bila Anda menginap di hotel," terang sang pemilik, Nicolas Ronco seperti dikutip dari CBS News, Jumat (20/3/2015).

Spa tidur yang dimiliki Ronco hanyalah salah satu dari sekian banyak produk yang ditawarkan dalam industri yang membantu orang untuk bisa mendapatkan tidur berkualitas. Ada juga bantal yang bisa diatur suhunya, gadget berteknologi tinggi yang bisa memastikan pola tidur Anda tidak berantakan, atau matras yang diisi dengan rambut kuda agar orang yang tidur dengan bantal itu bisa tetap merasa dingin dan tidur lelap.

Ada juga Benjamin Hotel di Manhattan. Hotel ini menyediakan konsultan tidur hingga menawarkan 'menu tidur' dengan 10 jenis bantal yang berbeda, mulai dari bantal air hingga 'bantal yang bisa ninabobo'.

Tak heran, bila industri ini diminati banyak orang karena pakar memperkirakan pendapatan bersih dari industri ini sendiri mencapai 32 miliar dollar AS pertahunnya.

Namun sebenarnya tidur yang berkualitas dapat diperoleh secara cuma-cuma. Kuncinya, rutin berolahraga, selalu berangkat tidur di jam yang sama setiap malam dan jauhkan gadget dari tempat tidur.

Baca juga: 'Bablas' Tidur Seharian Setelah Begadang, Pusing pun Mengintai (Rahma Lillahi Sativa/Nurvita Indarini)

Berita Terkait