Ketika menemukan makanan sudah agak berjamur alias hanya muncul jamur di sebagian areanya, sebagian orang bisa saja tidak membuang makanan tersebut. Sebab, bagian yang berjamur akan dipotong kemudian makanan yang tidak berjamur akan dimakan karena dianggap masih aman dikonsumsi.
Menanggapi hal ini, Leslie Bonci, selaku director of sports nutrition di Center for Sports Medicine, University of Pittsburgh Medical Center menuturkan kebanyakan orang akan bingung apakah makanan itu aman atau tidak. Jika Anda berpikir makanan yang sudah 'bebas' jamur itu aman, kenyatannya belum tentu seperti itu.
"Sebagian makanan memang aman, tapi untuk makanan lainnya di mana jamur tersebut sudah disingkirkan, justru bisa membuat Anda sakit, di antaranya mengalami gangguan pernapasan dan pencernaan, bahkan alergi," tutur Bonci kepada Today Health, dikutip pada Rabu (1/4/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Makanan yang Bisa Dikonsumsi Setelah Tanggal Kadaluarsa
Lain halnya dengan makanan yang dipanggang, daging, jeli, buah-buahan dengan tekstur lembek, mentega, selai kacang, atau bahkan sisa bahan makanan, jika sudah berjamur, dipastikan Bonci makanan tersebut sudah harus dibuang.
"Selain itu jangan hanya andalkan mata untuk melihat jamur ini. Ingat, makanan dengan rasa tengik meskipun belum timbul jamur, artinya makanan itu sudah menjadi tempat yang baik bagi jamur tumbuh," kata Bonci.
"Jika Anda menemukan jamur pada sayur, segera bersihkan dan cuci bersih setelah bagian yang berjamur Anda potong. Tetapi, jika memang ragu, sudah pasti aman jika Anda membuang bahan makanan itu. Penting untuk memperhatikan penyimpanan bahan makanan dan tanggak kedaluwarsa agar tidak mudah berjamur," tutur Bonci.
Baca juga: Tips Aman Memilih Jajanan dan Makanan Sehat
(rdn/vta)











































