Senin, 06 Apr 2015 08:00 WIB

Asuh Cucu Seminggu Sekali Bantu Otak Kakek-Nenek Tetap Sehat

- detikHealth
Jakarta - Penyakit degeneratif yang paling rentan dialami lansia adalah penurunan fungsi otak yang dapat berujung pada demensia dan alzheimer. Penelitian mengungkap bahwa ada cara mudah agar otak lansia tetap sehat, yakni dengan mengasuh cucu.

Katherine Burn dan Cassandra Szoeke dari University of Melbpurne, Australia, mengungkap bahwa mengasuh cucu dapat menjadi olahraga otak bagi lansia. Dengan catatan kegiatan itu hanya dilakukan seminggu sekali.

"Kami ingin membuktikan bahwa keterikatan sosial antara kakek-nenek dengan cucu dapat meningkatkan fungsi kognitif otak, dengan cara suasana yang lebih positif, stimulasi mental dan peningkatan aktivitas," tutur Szoeke, dikutip dari Reuters, Senin (6/4/2015).

Baca juga: Melahirkan di Usia 70 Tahun, Omkari Disangka Nenek dari Anak Kandungnya

Penelitian Szoeke dan Burn dilakukan pada 224 lansia dengan rentang usia 65-75 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, yakni kelompok yang tak pernah mengasuh cucu, kelompok yang mengasuh cucu satu hari dalam seminggu dan kelompok yang mengasuh cucu hingga lima hari per minggu.

Para partisipan dites kemampuan kognitifnya denagn berbagai cara, mulai dari membaca angka secara mundur, menyebutkan nama-nama binatang, buah, dan benda, serta diminta untuk menggambar. Partisipan juga diminta untuk menghapal kata-kata untuk mengetes kemampuan mengingat mereka.

Hasilnya, mereka yang mengasuh cucu satu hari per minggu memiliki hasil tes kognitif dan memori yang lebih baik, daripada mereka yang tidak mengasuh cucu sama sekali serta mereka yang mengasuh cucu hingga lima hari per minggu.

Dr William J Hall, pakar geriatri dari Center for Healthy Aging, the University of Rochester Medical Center, New York, mengatakan bahwa hasil penelitian ini membuktikan bahwa keterikatan sosial memang sangat penting untuk menjaga fungsi otak. Ia mendukung lansia untuk mengasuh cucu selama hal itu tidak memberatkan mereka.

"Dalam bidang geriatri dan gerontologi, ide-ide soal keterikatan sosial memang sedang hangat diperbincangkan dan diteliti. Aku mendukung hal ini. Bermain dengan cucu lebih baik untuk menjaga kesehatan otak lansia daripada harus memberi mereka obat setiap hari," tandasnya.

Baca juga: Hebat! Disebut Dokter Tak Bisa Punya Anak, Nenek Ini Kini Miliki 14 Anak



(rsm/vta)