Alasannya, dijelaskan dr Panondang Panggabean SpB, karena di trimester pertama janin sedang dalam proses pembentukan organ jantung, tulang, dan organ lainnya. Hal itu ia sampaikan usai Media Visit Rumah Wasir di Jl Jatiasih Raya, Bekasi, Jawa Barat, seperti ditulis Rabu (8/4/2015).
"Sehingga kita nggak tahu obat yang diberi mengganggu proses itu atau nggak. Kalau mengganggu kan kasihan, bayinya mungkin saja bisa lahir cacat, kelainan jari mungkin," tutur dr Panondang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Rendam Bokong dengan Air Hangat Bisa Bantu Redakan Nyeri Akibat Wasir
Meski demikian, konsultasi dengan dokter kandungan pun patut dilakukan pasien yang ingin menjalani operasi wasir ini. Prosedur operasi wasir bagi ibu hamil pun dikatakan dr Panondang tidak berbeda dengan pasien lainnya.
"Pasien diminta puasa 6 jam, boleh minum air putih. Lalu kalau yang digunakan bius lokal sesudah operasi ya boleh saja minum atau makan, nggak harus menunggu kentut," kata dr Panondang.
Dalam rubrik konsultasi kandungan detikHealth, dr Hari Nugroho SpOG menuturkansekitar 30-40 persen wanita hamil di atas 6 bulan mengalami wasir. Pada yang sebelum hamil sudah didapatkan wasir, maka pada saat kehamilan akan semakin tinggi gradenya (tonjolan makin besar).
"Penanganannya tergantung derajat keparahannya. apabila tidak ada perdarahan aktif, dapat mengubah pola makan, meningkatkan kadar serat seperti sayur dan buah, juga memperbanyak minum air. Apabila tidak membaik mungkin perlu diberikan obat tertentu lewat dubur untuk mengurangi keluhan dan sebaiknya segera hubungi dokter bedah Anda," kata dr Hari.
Baca juga: 8 Perawatan Diri untuk Obati Wasir
(rdn/up)











































