Hii! Makanan Bayi Ini Diduga Tercampur Pecahan Kaca

Hii! Makanan Bayi Ini Diduga Tercampur Pecahan Kaca

- detikHealth
Kamis, 16 Apr 2015 12:35 WIB
Hii! Makanan Bayi Ini Diduga Tercampur Pecahan Kaca
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
New York - Otoritas pangan Amerika Serikat menarik salah satu produk makanan bayi dari peredaran. Sebabnya, ada laporan masyarakat yang mengatakan produk tersebut tercampur dengan pecahan kaca.

US Department of Agriculture Food Safety and Inspection Service mengatakan bahwa produk yang ditarik merupakan produksi Beech-Nut Nutrition. Penarikan ini berdasarkan laporan warga yang mengatakan anaknya mengalami cedera di bagian mulut setelah mengonsumsi produk tersebut.

Beech-Nut Nutrition, produsen panganan anak yang berbasis di Amsterdam, New York, mengaku akan bekerjasama dengan pihak terkait. Mereka membantu penarikan kurang lebih 870 kg produk mereka yang terdiri dari ubi manis dan bubur rasa ayam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: 37 Bayi Diselamatkan dari 'Pabrik' Jual-Beli Anak di Tiongkok

"Selain kasus yang dilaporkan tersebut, tidak ada indikasi temuan serupa dalam kaleng Classics Stage 2 Sweet Potato & Chicken milik kami. Tapi sebagai bentuk kehati-hatian, kamia akan melakukan penarikan secara sukarela," demikian keterangan dari Beech-Nut Nutrition, dikutip dari Reuters, Kamis (16/4/2015).

Berdasarkan laporan otoritas, kaleng makanan yang bermasalah tersebut dibuat pada tanggap 12 Desember 2014, dengan masa kadaluarsa pada Desember 2016. Selain itu diketahui bahwa produk tersebut mengandung makanan bayi yang diolah dari ubi manis dan ayam.

Saat ini Beech-Nut Nutrition sedang mengupayakan penarikan sukarela. Mereka mempersilakan pelanggan yang sudah membeli untuk mengembalikan produknya, dan akan diberi ganti rugi.

Kasus ini menjadi catatan serius bagi keamanan pangan di Amerika Serikat. Sebelumnya, sebuah pabrik es krim ditutup karena menyebabkan konsumen keracunan dan meninggal dunia. Diduga, es krim buatan pabrik Blue Bell Creameris terkontaminasi bakteri listeria.

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pun turun tangan untuk melakukan investigasi. Hasilnya, ditemukan jejak bakteri listeriosis di seluruh produk yang dihasilkan oleh salah satu mesin. Jejak bakteri hanya ditemukan pada makanan yang diproduksi mesin tersebut.

Wakil Presiden bidan penjualan Blue Bell Creameris, Ricky Dickson mengatakan bahwa FDA sudah memerintahkan mereka untuk menarik produk tersebut dari pasaran. Blue Bell sebagai pihak tersangka pun sudah melakukan hal tersebut.

Baca juga: Usai Makan Es Krim, Tiga Orang Meninggal karena Terserang Listeriosis



(mrs/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads