Mendengkur bukanlah kebiasaan yang bisa disepelekan karena ini artinya ada yang salah dengan kondisi kesehatan Anda. Bila tak segera ditangani, bukan tak mungkin ini akan menjalar ke penyakit lain seperti stroke maupun diabetes.
Menurut sekelompok peneliti dari Europe Lung Foundation, belajar alat musik tiup bisa jadi kunci utama untuk 'membasmi' kebiasaan mendengkur.
Namun mengapa harus alat musik tiup? Ini karena mendengkur umumnya disebabkan oleh sebuah kondisi yang disebut obstructive sleep apnea (OSA), gangguan di mana jaringan lunak di belakang tenggorokan mendadak tertutup saat tidur sehingga menghambat jalan udara dan memicu dengkuran.
Sedangkan belajar alat musik tiup dikatakan peneliti dapat memperkuat otot di saluran pernapasan bagian atas, dengan begitu jaringan di belakang tenggorokan tidak akan mudah runtuh saat terlelap lalu menyebabkan dengkuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini kemudian dipastikan peneliti dengan mengamati fungsi paru-paru pada 64 partisipan dari India yang bisa bermain alat musik tiup. Fungsi paru-paru mereka kemudian dibandingkan dengan fungsi paru-paru 65 partisipan lainnya yang tidak bisa bermain alat musik serupa.
Keseluruhan dari mereka juga diminta mengerjakan kuesioner Berlin, metode khusus yang telah lama dikenal untuk mengetahui risiko sleep apnea pada diri seseorang.
"Ternyata yang main alat musik tiup berisiko lebih kecil terkena sleep apnea (92 persen), sedangkan pada kelompok yang tidak main musik, hanya 55 persen yang risikonya rendah," tandas peneliti, Silas Daniel Raj seperti dikutip dari Telegraph, Senin (20/4/2015).
Kendati begitu, Raj menambahkan tidak semua alat musik tiup bisa dicoba untuk meredakan sleep apnea. Dalam hal ini peneliti merekomendasikan trompet dan trombone.
"Bila temuan kami dapat dipastikan oleh studi dengan skala yang lebih besar, bukan tidak mungkin bermain alat musik tiup akan jadi metode yang murah dan non-invasif untuk mencegah sleep apnea," yakin Raj.
Jika tak terobati, OSA diketahui dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, sakit jantung, depresi dan penyakit lain yang berkaitan dengan gangguan tidur kronis.
Baca juga: Alat Musik Tiup Bisa Menularkan Penyakit?
(lil/vit)











































