Rabu, 22 Apr 2015 19:05 WIB

Ada Lalat Berarti Makanan Tak Mengandung Formalin? Belum Tentu

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Makanan yang mengandun‎g formalin masih mengancam kesehatan masyarakat. Muncul anggapan bahwa makanan yang tidak mengandung formalin biasanya akan menarik perhatian lalat.

Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan BPOM, Hendri Warsidi, membantah anggapan tersebut. Menurutnya saat ini ada atau tidak lalatnya di makanan tidak bisa dijadikan tolak ukur makanan tersebut mengandung formalin atau tidak.

"Sekarang sudah nggak begitu, sudah nggak bisa dijadikan tolok ukur lagi. Lihat nih, tahu di sini juga masih dihinggapi lalat," tutur Henri di lokasi pabrik tahu berformalin, Jl Kampung Sawah, Desa Ragajaya, Citayam, Bogor, Rabu (22/4/2015).

Baca juga: Soal Pangan Berformalin, BPOM Mulai Fokus Bidik Industri

Menurut Henri, anggapan tersebut muncul karena lalat menyenangi makanan olahan yang tidak mengandung kimia. Namun seiring makin lihainya pabrik makanan yang tidak bertanggung jawab dan masih menggunakan formalin, anggapan tersebut tidak berlaku lagi.

"Bisa saja misalnya adonannya dikasi gula, atau bahan lain supaya lalatnya nggak takut. Jadi nggak bisa jadi tolok ukurlah," tegasnya.

Kemungkinan lain, formalin jugalah yang akhirnya menarik perhatian lalat. Henri mengatakan jika konsentrasi formalin yang digunakan cukup ‎besar, maka bau yang ditimbulkan juga akan bisa menarik perhatian lalat. Hanya saja, bau tersebut mungkin akan sulit tercium oleh manusia.

Baca juga: Kasus Pangan Berbahaya Masih Banyak, Masyarakat Diminta Lebih Perhatian

Untuk itu, Henri meminta masyarakat untuk lebih berhati-hari ketika membeli makanan. Ciri umum yang bisa dikenali dari makanan yang mengandung formalin adalah tahan lebih lama dari biasanya serta tidak berbau meski seharusnya sudah basi.

"Kalau tahu itu kan umurnya hanya satu dua hari. Jadinya kalau lama disimpan baunya basi, dan rasanya asam. Kalau tahu berformalin itu cirinya agak membal atau kenyal, dan bisa tahan hingga lima hari meskipun tidak disimpan di kulkas," tandasnya.

(rsm/vit)