"Kami menggunakan kombinasi dari birinapant (obat kanker) dan entecavir (obat antivirus) untuk sepenuhnya menghilangkan infeksi hepatitis B. Percobaan pada manusia sudah dimulai pada bulan Desember 2014, dan pengujian ini telah memasuki beberapa fase dalam uji klinis," ucap salah satu peneliti, Dr Marc Pellegrini, dikutip dari Medical Daily, Kamis (23/4/2015)
Hepatitis B merupakan infeksi virus yang menyerang hati. Hal ini ditularkan melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh yang terinfeksi. Dalam waktu lama, hepatitis B bisa menjadi sirosis bahkan kanker hati. Menurut WHO, diperkirakan ada 240 juta penderita kronis yang terinfeksi hepatitis B dan sekitar 780.000 orang meninggal dunia akibat komplikasi dari infeksi setiap tahunnya.
Baca juga: Skrining dan Vaksin Hepatitis B, Salah Satu Cara Cegah Kanker Hati
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Virus hepatitis B menghancurkan dinding pertahanan sel dan memberitahu sel untuk mengabaikan datangnya infeksi. Nah, birinapant yang merupakan obat kanker diyakini mampu membalikkan terpaan virus ini dan mengembalikan pertahanan melawan infeksi alami pada hati. Tim juga menemukan bahwa ketika birinapant dikombinasikan dengan entecavir maka infeksi akan dibersihkan dua kali lebih cepat.
Peneliti mengatakan resistensi virus terhadap obat yang diberikan bisa saja terjadi. Namun, karena kombinasi baru secara tidak langsung menyerang virus dengan mengubah cara tubuh meresponnya, peneliti berharap masalah ini kemungkinan besar tidak akan ada. "Virus ini bergantung pada mekanisme kelangsungan hidup manusia, sehingga jika tidak dapat mengeksploitasi diri, virus akan mati," tambah Pellegrini.
Penelitian yang dilakukan Pellegrini dan timnya telah diterbitkan di jurnal online National Academy of Science dan pasien direkrut untuk ikut serta dalam uji klinis di rumah sakit yang terletak di Perth dan Adelaide, Australia. Tim percaya bahwa metode unik di mana saat obat-obatan lebih dieksplorasi akan membuahkan hasil penyembuh virus lain seperti HVI, Herpes, demam berdarah, infeksi bakteri, bahkan TBC.
Baca juga: Hepatitis, Penyakit Mematikan yang Penanganannya Masih Tersandung Dana (Radian Nyi Sukmasari/Nurvita Indarini)











































