Wanita ini percaya kondisi yang dialaminya menurun dari keluarganya. Katanya, setiap wanita yang ada di keluarganya selalu memiliki timbunan lemak di perut, terutama selepas melahirkan.
"Tapi teman-teman di sekolah selalu menertawakan saya. Kalau saya berjalan, mereka akan memberi efek suara seperti 'boom boom boom', jadi saya sangat malu tumbuh sebagai anak yang gemuk," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pria Tergemuk di Dunia dan Tampangnya Saat Masih Kurus
Anehnya, di sekolah menengah, Gayla menjadi pujaan di mata teman-teman prianya. Bahkan ia bisa menikah di usia yang sangat muda, yakni 19 tahun. Sejak saat itu ia bertekad menurunkan berat badannya. Tapi bukannya turun, bobotnya malah bertambah hingga berkisar 136-181 kg.
Kepercayaan dirinya semakin terpuruk ketika suaminya mengaku malu dengan berat badan Gayla dan keduanya pun bercerai di tahun 1999. Saat sedang putus asa-putus asanya, Gayla menemukan sebuah komunitas berisi wanita-wanita dengan kelebihan berat badan di internet.
Nama komunitas ini adalah SSBBW (super-sized big beautiful women). Anggotanya rata-rata memiliki berat badan seperti Gayla, tapi ada juga yang mencapai 270 kg lebih. Dan dari komunitas itu Gayla mengetahui bahwa ada banyak pria yang mengagumi wanita-wanita berbadan besar seperti mereka.
"Di situ saya sadar bahwa saya diinginkan banyak orang, saya seksi, dan saya cantik. Ini otomatis mengubah diri saya menjadi lebih percaya diri seperti sekarang," ungkapnya seperti dikutip dari Mirror, Rabu (29/4/2015).
Gayla mulai mendapatkan penghasilan dari komunitas tersebut, yakni sebagai model webcam. Ia bertemu banyak pria yang mengaku memuja bentuk tubuhnya yang luar biasa. Namun dari sekian banyak pria yang mendekatinya, ia tertarik pada satu pria, yang tak lain suaminya sekarang, Lance Neufield.
Hanya dua kali berbincang lewat forum, keduanya memutuskan untuk kopi darat. Lance yang seorang supir truk jauh-jauh berkendara dari rumahnya di Manitoba, Kanada ke Texas, rumah Gayla untuk menemuinya dan mengajaknya makan malam.
"Saya berjanji takkan jatuh cinta lagi, tetapi ketika kami bertatap muka, saya langsung terkesima melihatnya. Ia sungguh lucu," tuturnya.
Malam itu juga mereka memutuskan berkencan, dan enam tahun kemudian keduanya menikah setelah Gayla berkenan pindah ke rumah Lance. Walaupun Gayla kesulitan untuk bergerak atau melakukan aktivitas sehari-hari, Lance (54) mengaku kehidupan seks mereka 'aktif dan memuaskan'.
Hanya saja Gayla dihantui oleh berbagai masalah kesehatan seperti radang sendi dan masalah tiroid. Kendati begitu, ia tetap merasa sehat. Toh ibunya yang sama gemuknya dengannya juga masih hidup di usia 82 tahun.
Baca juga: Maksa Makan 30.000 Kalori Sehari Demi Jadi Pengantin 'Raksasa'
Dengan dukungan penuh dari suaminya, Gayla (52) tetap bisa melanjutkan karirnya dan menjadi pujaan pria dari seluruh penjuru dunia. Bahkan pasangan ini berencana menjadikan Gayla sebagai model webcam internasional, dengan berat badannya yang mencapai 190,5 kg tersebut.
"Banyak pria yang mendekati saya, ada dokter, pengacara bahkan binaragawan. Di satu sisi saya terheran-heran, tapi di sisi lain mereka bilang perut saya sempurna. Siapa sangka perut saya ini menarik perhatian mereka," tutupnya.
(Rahma Lilahi Sativa/AN Uyung Pramudiarja)











































