Kamis, 30 Apr 2015 13:05 WIB

Perbanyak Toilet Umum, Afrika Selatan Ingin Kurangi Angka Kekerasan Seksual

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
toilet umum di Afrika Selatan (Foto: Reuters/Getty Images) toilet umum di Afrika Selatan (Foto: Reuters/Getty Images)
Jakarta - Tingginya angka kekerasan seksual terhadap perempuan di Afrika Selatan memancing perdebatan. Pakar kesehatan publik mengatakan tingginya angka kekerasan seksual ini ditengarai karena kurangnya toilet umum di negara tersebut.

Louisa Gosling, program manager dari WaterAid, mengatakan sedikitnya toilet umum membuat akses perempuan ke toilet semakin sulit. Perempuan harus berjalan lebih jauh jika ingin buang air sehingga mereka lebih rentan terhadap pemerkosaan, perampokan hingga pembunuhan.

"Sangat penting untuk diingat bahwa sanitasi erat hubungannya dengan keselamatan perempuan. Wanita yang tinggal di sini masih sering merasa takut untuk pergi ke toilet umum karena jaraknya jauh, dan berdampak kepada kebersihan dan kesehatan lingkungan," tutur Gosling, dikutip dari Reuters, Kamis (30/4/2015).

Baca juga: Ya Ampun! Lahir di Toilet Kantor, Bayi Dibungkus Plastik Hingga Tewas

Penelitian WaterAid mengungkap bahwa Afrika selatan memiliki rata-rata 635 kasus kekerasan seksual setiap tahunnya. Data tersebut didapat dari catatan daerah Khayelitsha, salah satu daerah pinggiran di kota Cape Town.

Gosling mengungkap bahwa menambah jumlah toilet umum menjadi 11.300 akan mengurangi 30 persen kasus kekerasan seksual. Biaya yang dibutuhkan untuk menambah toilet ini menurutnya lebih murah daripada biaya yang harus dikeluarkan pemerintah untuk pembayaran biaya kesehatan dan jaminan sosial penduduk.

Tentu saja menambah toilet bukan solusi akhir. Toilet umum harus didesain agar keamanan, kebersihan dan privasi penggunanya tetap terjaga. Selain itu, akses masyarakat untuk menggunakan toilet tersebut tak boleh dibatasi.

"Hubungan antara sanitasi dan kekerasan seksual sebelumnya sudah dibuktikan di Kenya dan India. Selain itu, menambah jumlah toilet umum juga akan membuat standar kesehatan masyarakat meningkat," tuturnya.

Baca juga: Ada Manekin Seksi di Toilet, Para Pria Malah Susah Buang Air Kecil

(Muhamad Reza Sulaiman/Nurvita Indarini)
News Feed