RSPI Sulianti Saroso Dukung Ide Pengembangan Pusat Riset

RSPI Sulianti Saroso Dukung Ide Pengembangan Pusat Riset

- detikHealth
Kamis, 07 Mei 2015 12:17 WIB
RSPI Sulianti Saroso Dukung Ide Pengembangan Pusat Riset
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Gagasan untuk mengembangkan pusat riset penyakit menular muncul dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 RSPI Sulianti Saroso. Direktur utama rumah sakit tersebut berpendapat, keberadaan pusat riset sangat dibutuhkan.

"Bicara penyakit infeksi, kita kenal emerging infectious disease. Penyakit yang sebelumnya tidak ada menjadi ada," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Dr dr Fatmawati, MPH, Kamis (6/5/2015).

Baca juga: Menkes Ingin Kembangkan RS Sulianti Saroso Jadi Pusat Riset

Menurut dr Fatmawati, pusat riset dibutuhkan untuk menangani penyakit-penyakit yang baru muncul. Biasanya, contoh penanganan kasusnya tidak banyak atau bahkan tidak ada karena penyakitnya belum dikenal sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pusat riset diperlukan antara lain untuk menemukan cara penanganan yang tepat, mulai dari diagnosis hingga perawatan. Tiap kali muncul penyakit baru, idealnya harus selalu ada riset yang dilakukan.

Baca juga: Thermal Scanner Bandara Soetta Dicek Menkes, Jika Suhu Naik Langsung Diisolasi

Sejak 2009, RSPI Sulianti Saroso menjadi pusat kajian dan rujukan nasional untuk penyakit infeksi. Beberapa kasus mulai dari flu burung hingga suspek ebola pernah ditangani rumah sakit yang terletak di Jakarta Utara ini.

"Sayang sekali kalau ini (RSPI Sulianti Saroso) tidak kita jadikan suatu center untuk penelitian," kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek yang juga hadir memberikan sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 RSPI Sulianti Saroso.

(up/vit)

Berita Terkait