Masalah kolesterol tinggi yang berujung hingga stroke dikatakan masih menjadi tantangan oleh dokter Puskesmas Galala, Kota Sofifi, Maluku Utara. Akses rujukan yang sulit karena harus melintasi pulau menambah pelik masalah apabila ada kejadian darurat.
Baca juga: Ini yang Dirasakan Tubuh Kalau Punya Kolesterol Tinggi
"Stroke yang sampai hilang kesadaran begitu. Untuk tingkatan yang seperti itu kan butuh ICU yang lebih tinggi," kata dokter Puskesmas Galala, dr Dinar Indraswari, ketika ditemui pada acara pembagian Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan ditulis pada Sabtu (9/5/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya lebih ke laki-laki karena suka merokok terus hipertensi dan kolesterol. Pola makan di sini juga ikan-ikan itu loh serba di asap. Itu bikin kolesterol naik. Makanan kacang-kacangan juga, semua pakai kacang jadi asam urat sama kolesterolnya naik," papar dr Dinar.
Berkaitan dengan tersebut KIS memang baru-baru ini dibagikan oleh presiden Joko Widodo untuk masyarakat di Sofifi agar semua orang mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Namun tanpa didukung perubahan pola hidup sehat angka kesakitan terutama penyakit tidak menular masih tetap bisa tinggi. Imbasnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan banyak menanggung klaim penyakit masyarakat.
Baca juga: Makanan Apa yang Cocok Agar Asam Urat Tidak Naik?
(fds/up)










































