Hari itu, pria yang hanya diketahui berprofesi sebagai tukang kebun tersebut tengah asyik memotong rumput dengan alat pemangkas. Saat itu ia tak sadar bila mesinnya mengenai sebuah paku. Kejadian berikutnya sungguh di luar dugaan, paku tadi terlempar ke arah si tukang kebun dan menancap di kepalanya.
Baca juga: Tetap Bugar Setelah Kepala Tertembus Besi Sepanjang 2 Meter
Sesampainya di Massachusetts General Hospital, tim dokter mengaku khawatir dengan kondisinya. "Ketika kami melihatnya, yang ada hanyalah bagian belakang paku itu tampak keluar dari mata kanannya," ungkap Dr Wael Asaad, pakar bedah saraf dari Rhode Island Hospital yang ikut menangani pria ini.
Berdasarkan pengamatan Dr Asaad, diperkirakan paku itu memiliki panjang hingga 3 inci sebab ujung si paku nyaris mengenai otak si tukang kebun. Apalagi paku itu menancap persis di depan arteri utama yang menyuplai darah ke otak, serta arteri lain yang juga mendistribusikan darah ke mata.
"Makanya kami khawatir jika ini ditarik akan terjadi perdarahan hebat. Dan karena jaraknya hanya satu milimeter dari mata, bukan tidak mungkin akan terjadi kerusakan pada mata atau otak yang fatal," paparnya seperti dikutip dari Foxnews, Senin (18/5/2015).
Satu-satunya hal yang mereka syukuri adalah paku itu tidak sampai masuk ke bola mata si tukang kebun.
Tim dokter kemudian mempersiapkan sejumlah rencana untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, termasuk bila arteri di sekitar mata pasien pecah dan harus diperbaiki. Prosedur ini membutuhkan tiga dokter bedah sekaligus, yang satu membedah kepala pasien, tim kedua mengoperasi leher, dan yang ketiga mencoba menarik paku itu keluar.
Setelah ditunggu selama beberapa menit, ternyata perdarahan tidak terjadi. Bahkan 8 minggu kemudian, penglihatan pasien yang berumur 27 tahun itu bisa kembali normal seperti sedia kala.
Pasien hanya diminta untuk mengonsumsi antibiotik selama lima hari pasca operasi, dan setelah itu diperbolehkan pulang.
"Ada pelajaran penting yang bisa diambil dari insiden ini, selalu gunakan pelindung mata saat mengoperasikan mesin berat atau alat sejenis, termasuk untuk berkebun sekalipun," saran Dr Asaad.
Baca juga: Dahi Tertusuk Cutter Listrik, Pria di Tiongkok Masih Bisa Selamat
(Rahma Lilahi Sativa/Nurvita Indarini)











































