Senin, 25 Mei 2015 08:34 WIB

Kasihan Telur! Nutrisinya Nyaris Sempurna Tapi Dimitoskan Bikin Bisul

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Kampanye Satu Juta Telur dilakukan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan memberikan telur rebus gratis kepada anak-anak Indonesia. Tujuannya untuk membantu perbaikan gizi anak sekaligus memberantas salah satu mitos yang banyak dipercayai, telur membuat bisul.

Ketua Umum IDI dr Zaenal Abidin, MH, mengatakan telur adalah sumber protein yang mudah diolah dan terjangkau oleh masyarakat. Sayangnya terkadang akibat mitos ada saja orang yang jadi segan memakan telur.

"Ini juga untuk mengubah pandangan masyarakat bahwa telur itu membuat bisul. Telur selalu dibuat berdosa padahal sebetulnya dosa itu bukan pada telur," ujar dr Zaenal ketika ditemui pada acara Hari Bakti Dokter di Rusun Tambora, Jakarta, seperti ditulis Senin (25/5/2015).

Baca juga: Murah dan Bernutrisi, Sejuta Telur Dibagikan Gratis di Rusun Tambora

Apabila ada orang yang memang terkena bisul ada kemungkinan ia memiliki alergi. Namun dr Zaenal mengatakan makanan yang bisa menyebabkan alergi itu ada banyak sehingga telur tak bisa dipegang penuh sebagai penyebab bisul.

Faktor utama penyebab bisul muncul adalah kebersihan baru setelah itu alergi.

"Hampir seluruh sumber protein bisa jadi penyebab alergi sehingga faktor kebersihan itu (lebih diutamakan -red). Jadi ya kita berusaha mengubah pandangan orang telur itu bukan penyebab bisul," tutup dr Zaenal.

Baca juga: Dari Takut Hingga Malu, Ragam Alasan Warga Tolak Tes IVA Gratis



(Firdaus Anwar/AN Uyung Pramudiarja)