Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari Inggris, menonton film tiga dimensi dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif.
Tim yang dipimpin oleh pakar neurosains dari Goldsmiths University, Patrick Fagan, menemukan peningkatan 23 persen dalam kemampuan pengolahan kognitif pada responden setelah mereka diminta untuk menonton film dalam format tiga dimensi.
Baca juga: Pusing Jika Langsung Berdiri Setelah Duduk? Mungkin Ini Penyebabnya
Seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (28/5/2015), 'dorongan' lebih pada otak ini muncul sekitar 20 menit setelah seseorang menonton film tersebut.
Selain itu, Prof Brendan Walker dari Thrill Laboratory juga mendukung hasil penelitian ini. Menurutnya, setelah menonton film aksi dalam format tiga dimensi, kemampuan seseorang untuk merespons meningka lima kali lipat. Hasil ini didapat setelah dibandingkan jika responden menonton film dalam format dua dimensi.
Dari sini para peneliti berkesimpulan bahwa menonton film dalam format tiga dimensi sesekali dapat dilakukan untuk mencegah penurunan dalam fungsi otak. Hal ini terutama berlaku bagi mereka yang berusia dewasa hingga dewasa tua.
Baca juga: Peneliti Duga Orang yang Sukses Berhenti Merokok Punya Otak 'Istimewa'
(Ajeng Anastasia Kinanti/Nurvita Indarini)











































