Mulai 2016, Jatah Cuti Melahirkan untuk Ayah di Swedia Jadi Tiga Bulan

Mulai 2016, Jatah Cuti Melahirkan untuk Ayah di Swedia Jadi Tiga Bulan

Rahma Lilahi Sativa - detikHealth
Senin, 01 Jun 2015 07:04 WIB
Mulai 2016, Jatah Cuti Melahirkan untuk Ayah di Swedia Jadi Tiga Bulan
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Stockholm - Pasca persalinan, bukan hanya ibu saja yang seharusnya mendapatkan jatah cuti atau biasa disebut cuti melahirkan. Ternyata ayah pun berhak mendapat cuti yang sama, tentu saja demi mendampingi sang istri dan buah hati.

Bisa jadi Swedia merupakan negara paling perhatian soal jatah cuti melahirkan (paternity leave) untuk ayah yang bekerja. Sebab mulai tahun 2016, pemerintah setempat berencana memberi seluruh ayah di negara tersebut jatah cuti melahirkan selama tiga bulan.

Baca juga: Ayah Juga Butuh Cuti untuk Temani Ibu Menyusui

Sebenarnya telah memberi jatah cuti untuk para orang tua di Swedia selama 16 bulan (480 hari) yang dapat diambil baik oleh si ayah ataupun ibunya. Namun sejauh ini, mereka hanya memberikan jatah cuti eksklusif untuk ayah selama dua bulan saja.

"Kami tahu ini adalah salah satu isu penting untuk mencapai persamaan gender, jadi kami sudah lama menanti ini terealisasi," tutur menteri keamanan sosial Swedia, Annika Strandhall.

Di samping itu, mereka juga akan tetap menerima 80 persen gaji selama cuti. Bahkan mereka juga berhak mengurangi jam kerjanya hingga lebih dari 25 persen. Demikian seperti dikutip dari Huffington Post, Senin (1/6/2015).

Namun yang paling mengesankan, seluruh 'keringanan' ini dapat diambil hingga si anak menginjak usia 8 tahun, dan ini berlaku untuk setiap anak yang dimiliki pasangan. Dengan begitu mereka dapat mengakumulasi seluruh jatah cuti yang diberikan dari beberapa anak sekaligus.

Justru jika jatah cuti ini tidak diambil, hak tersebut akan hangus seketika. Pemerintah memang sengaja 'memaksakan' kebijakan ini agar para orang tua di Swedia benar-benar memanfaatkan kesempatan itu dan berperan aktif dalam mengasuh anak mereka, terutama di 1.000 hari pertama yang sangat penting bagi tumbuh kembangnya.

Baca juga: Demi ASI Eksklusif, Ibu Bekerja di Indonesia Harus Dapat Cuti 6 Bulan

Selain memberi kemudahan untuk orang tuanya, pemerintah Swedia juga memperhatikan kesejahteraan generasi muda mereka dengan memberikan subsidi sebesar 125 dollar AS per bulan untuk setiap anak hingga usia mereka menginjak 16 tahun.

Mulai usia 12 bulan, seorang anak juga bisa dititipkan ke day care yang dijamin pemerintah sehingga orang tuanya dapat kembali bekerja. Kebijakan ini sendiri rencananya akan diajukan ke parlemen menjelang akhir tahun.

(Rahma Lilahi Sativa/AN Uyung Pramudiarja)

Berita Terkait