Sejak usia 10 tahun, Jeanette Suros (24) sudah diet ekstrem. Hingga di usia 17 tahun, bobot Jeanette hanya 24 kg akibat diet ekstrem yang dilakoninya berbuah anoreksia. Gadis ini pun sempat mengalami serangan jantung dan harus dirawat di ICU sebelum akhirnya berusaha sembuh dari anoreksia yang diidapnya.
Dikatakan Jeanette, dirinya mulai membandingkan tubugnya gemuk atau tidak dengan temannya yang lain saat berusia 5 tahun. Tepat berusia 10 tahun, ia pun mulai berdiet dengan mengurangi konsumsi makanan berlemak dan mengandung gula. Jeanette juga memaksa dirinya senang minum kopi hitam karena dia percaya kopi hitam ampuh menekan nafsu makan.
"Saya hanya minum jus dan tidak sarapan serta makan siang. Sebelum berangkat sekolah saya berlari sejauh tiga mil. Kemudian saya latihan senam serta cheerleader kemudian ke gym. Hingga saat itu bobot saya 29 kg dan target saya turun bobot 4 kg lagi maka tubuh saya sempurna," kenang Jeanette.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan November 2008, kabar bahwa Jeanette mengidap anoreksia menyebar di sekolahnya. Hal ini pun mengundang ejekan dari teman Jeanette yang akan menaruh makanan di depan gadis itu lantas mengatakan Jeanette gemuk. Masa yang sulit bagi Jeantte menerima bullying seperti itu hingga saat liburan musim panas ia akan terus berolahraga dari pukul 05.00-17.00.
Baca juga: Sempat Berbobot 24 Kg karena Idap Anoreksia, Kini Megan Sukses Jadi Model
"Tiba-tiba saya mengalami serangan jantung. Saat terbangun saya sudah dirawat di ICU. Orang tua saya mengatakan organ saya sudah mulai rusak terutama jantung. Beruntung keajaiban terjadi di mana jantung saya bisa pulih perlahan-lahan. Dua minggu setelah dirawat, saya dirujuk ke unit gangguan makan," kata Jeanette dikutip dari Daily Mail, Selasa (23/6/2015).
Keluar dari RS, berat badan Jeanette hanya 16 kg. Sampai tahun 2012, ia berulang kali masuk RS. Tepat di tahun 2013, Jeanette bekerja untuk mengasuh anak-anak. Saat itu, ia sadar bahwa apa yang dialaminya jangan sampai terjadi pada anak yang lain. Ia pun pergi ke pusat gangguan makan dan menjalani terapi. Dengan usaha keras, di akhir 2013, Jeanette sudah bisa mencapai bobot 44 kg.
"Selama tiga tahun ini kondisi saya mulai membaik. Dengan berat badan stabil di 44 kg, itu sudah cukup ideal dengan tinggi tubuh saya 152 cm. Saya kini punya kehidupan yang lebih baik dan memiliki keluarga serta teman yang membantu saya tidak terjebak lagi dalam anoreksia. Saya hanya tidak ingin anoreksia yang pernah saya idap juga dialami oleh orang lain," tutur Jeanette.
Baca juga: Idap Anoreksia Hingga Bobotnya 18 Kg, Rachael Cari Bantuan Lewat Youtube
(rdn/up)











































