Namun tahukah Anda kalau terlalu sering olahraga di luar ruangan juga dapat menyebabkan kentut? Atau kentut kelak dapat memberi tahu soal penyakit pencernaan apa yang sedang Anda alami?
Dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Kamis (25/6/2015), berikut beberapa fakta seputar kentut yang mungkin belum pernah Anda dengar.
1. Olahraga bikin kentut
|
|
"Sebenarnya bukan aktivitas berlebihannya, tetapi lokasi di mana ia olahraga. Ruang terbuka tentu memiliki banyak udara, sehingga orang yang banyak aktivitas di area ini akan banyak pula udaranya yang masuk ke dalam tubuhnya, sehingga jadi sering kentut," kata dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia.
2. Kentut dari vagina
|
|
Kentut di vagina terjadi karena adanya reaksi kimiawi udara atau oksigen di dalam vagina yang bertemu dengan cairan lubrikasi. Menurutnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan atau ditakutkan ketika mendengar suara kentut dari vagina.
"Jangan lupa bahwa kita juga manusia. Kita bisa kentut kapan saja dan di mana saja, jadi harusnya pasangan bisa maklum dan wanita tetap percaya diri. Buat saja sebagai bahan lelucon, karena saat seks, lelucon pun dibutuhkan," ungkapnya.
3. Kentut dapat deteksi penyakit
|
|
Caranya adalah fermentasi feses atau kotoran manusia. Sebelum difermentasi, sampel feses pasien diambil lantas dimasukkan ke dalam tabung yang telah disulap sedemikian rupa agar mirip dengan kondisi di dalam usus besar. Oleh Prof Kourosh, tabung-tabung ini ia sebut dengan 'fecal inocula'.
Tabung ini juga mengandung sensor yang dapat mendeteksi molekul-molekul gas atau bau dari feses itu sendiri. Ini untuk memastikan apakah bau yang dihasilkan sampel feses tadi normal atau tidak.
4. Terlalu cemas
|
|
"Akibat adanya peningkatan ini, maka produksi gas yang dihasilkan juga mengalami peningkatan," papar dr Ari lagi.
5. Obat dan permen bisa picu kentut
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Penggemar permen atau hard candy dan permen karet juga sering kentut karena sejumlah merek permen mengandung sorbitol, yaitu semacam gula alami yang ada dalam buah-buahan. Jenis lainnya antara lain malitol dan xylitol. Kendati rendah kalori dan tidak menyebabkan kerusakan gigi, tapi senyawa aditif ini dapat menimbulkan gas dan perut kembung yang bisa memicu kentut.
Halaman 2 dari 6











































