Kamis, 25 Jun 2015 16:16 WIB

Inspirasi Sehat Berpuasa

Beri Hadiah untuk Ajarkan Anak Berpuasa, Boleh Nggak Ya?

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Ilustrasi (Thinkstock) Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Memberikan hadiah merupakan salah satu metode untuk mengajarkan puasa kepada anak. Pakar mengatakan bahwa metode ini boleh dilakukan, bahkan sangat dianjurkan.

"Memberikan hadiah sangat boleh dilakukan untuk mengenalkan anak puasa. Sebabnya, puasa bagi anak kan belum wajib, mereka juga belum mengerti konsep pahala, jadi memberikan hadiah merupakan motivasi yang baik," tutur dr Piprim B Yanuarso, SpA(K), dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dan ditulis Kamis (25/6/2015).

Menurut dr Piprim, konsep kewajiban menjalankan puasa belum diketahui oleh anak, karena memang mereka belum wajib menjalankannya. Karena itu, akan tidak efektif jika mengenalkan puasa kepada anak lewat konsep pahala dan surga.

Baca juga: Trik Agar Anak Tetap Doyan Makan Sayur dan Buah Saat Sedang Belajar Puasa

Di sisi lain, hadiah, apapun bentuknya, merupakan motivasi nyata yang dapat dilihat dan dinikmati oleh anak. Itulah mengapa anak akan lebih termotivasi untuk latihan puasa.

"Boleh saja memang mengenalkan konsep pahala dan surga, hanya saja itu kan nggak akan memotivasi mereka. Motivasi yang paling bagi anak itu bentuknya hadiah," ungkapnya lagi.

Hadiah tersebut bisa berupa apa saja. Uang tabungan, mainan hingga jalan-jalan dan liburan ke taman hiburan. Yang terpenting orang tua sanggup memberikan hadiah tersebut dan tidak mengecewakan anak.

"Satu lagi yang harus diingat, anak itu puasa sifatnya latihan, perkenalan, belum wajib. Jadi jangan dituntut harus full dan dapat hadiah. Bangun suasana yang positif sehingga anak merasa nyaman ketika berpuasa," pungkasnya.

Baca juga: Puasa Setengah Hari Dinilai Bukan Cara Efektif Ajarkan Anak Berpuasa

(mrs/vit)