Jumat, 03 Jul 2015 12:19 WIB

Begini Caranya Agar Handuk Anda Bebas Bakteri

Andara Nila Kresna - detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Kebersihkan handuk termasuk handuk mandi atau handuk cuci tangan di dapur harus diperhatikan. Sebab, handuk mudah terkontaminasi debu, kuman dan mikroorganisme. Beberapa pakar menyarankan agar mencuci handuk seminggu sekali agar terhindar dari kuman. Namun apakah mencuci handuk cukup untuk menghilangkan mikroorganisme yang menempel?

Kamar mandi dan tempat menjemur handuk bisa menjadi sumber utama debu, kuman dan mikroorganisme. Seorang pakar klinis dr John Swartzberg dari University of California, Berkeley School of Public Health mengatakan bahwa 'kepercayaan' merendam handuk dengan air panas bisa membunuh kuman dan patogen lainnya adalah hal yang salah.
 
Menurut dr Swartzberg, cara paling aman adalah mengganti handuk Anda dengan yang baru demi kesehatan jangka panjang dan hindari berbagi handuk dengan orang lain. Meskipun, praktik mengganti handuk Anda dengan yang baru pastinya cukup menguras kantong.

Permasalahan tidak sampai di situ saja, kini kain lap yang biasa dijumpai di dapur ternyata menjadi sarang penyakit dan kuman berbahaya. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperkirakan bahwa 1 dari 6 orang Amerika terkena penyakit akibat kontaminasi bakteri makanan yang ada di dapur.

Studi terbaru menemukan bahwa lap dapur merupakan sumber mikroorganisme seperti Salmonella dan Campylobacter. Dan kuman ini bisa saja mengontaminasi makanan dan alat makan Anda.

Baca juga: Di Dapur, Kuman dan Bakteri 'Hobi' Bersarang di Benda yang Satu Ini

"Cukup perhatikan kebersihan handuk dan lap dapur Anda karena bisa menjadi sumber penyakit. Secara teori, piring yang terkontaminasi kuman bisa membuat sakit perut, muntah bahkan diare," ucap dr Swartzberg, dikutip dari The Wall Street Journal, Jumat (3/7/2015)

Jamur akan mudah tumbuh pada handuk yang lembab bila hanya dijemur di kamar mandi. Sebaiknya jemur dan keringkan di udara terbuka, karena kuman bisa mudah muncul kembali ketika handuk lembab dan basah. Serpihan kulit dan kotoran yang mungkin menempel pada serat handuk juga bisa menjadi sarang kuman, sebaiknya perhatikan hal ini juga.

Sebagai seorang profesional kesehatan masyarakat, dr Swartzberg mengatakan bahwa ia tak terlalu khawatir tentang kuman karena bisa ditemui setiap hari dan setiap waktu. Sebaikinya perhatikan kebersihan alat mandi, alat dapur dan apapun yang ada di sekitar Anda dari potensi bakteri, jamur bahkan virus.

Beberapa ahli di bidang ini menyarankan cara ampuh untuk menghilangkan kuman pada handuk adalah cuci setiap hari dan rendam dengan cairan anti bakteri. Untuk membunuh sebagian mikroorganisme, cuci handuk dengan air panas dan detergen memang sangat penting.

"Namun hal itu tak lantas mensterilkan handuk dari kuman. Gunakan pengering pakaian dengan suhu tinggi juga dinilai bisa membantu mengurangi mikroorganisme meskipun tidak membunuh seluruh koloninya," pungkas dr Swartzberg.

Baca juga: Sudah Bersihkah Udel Anda? Begini Cara Tepat Membersihkannya (rdn/vit)