Ibu berusia 25 tahun itu panik ketika anaknya menangis kesakitan dan menemukan luka terbuka pada pipi anaknya akibat plester yang menempel tersebut. Ia mengatakan hanya menariknya pelan-pelan namun entah mengapa kulit wajah anaknya seperti menempel kuat dengan plester.
Pada saat itu Kimberley dan Erik temannya membawa Jake ke Ysbyty Gwynedd A&E karena mereka pikir itu adalah reaksi alergi. Tim medis pun sepakat bahwa itu bukan reaksi alergi namun kulit yang menempel dengan plester.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dan tim medis tak percaya dengan apa yang terjadi. Itu hanyalah sebuah plester, mengapa bisa melekat erat pada wajah Jake. Untungnya saya hanya menggunakan satu saja, rasanya kapok menggunakan plester ini lagi. Waktu saya membelinya di sebuah toko itupun karena harganya yang lebih murah, namun ternyata kualitasnya sangat buruk," ucap Kimberley, dikutip dari Daily Mail, Sabtu (4/7/2015)
Keeseokan harinya Kimberley kembali ke toko tersebut dan meminta agar penjaga toko menarik plester tersebut dan melaporkannya ke produsen. Ia juga meminta agar pihak yang berwajib menyelidiki asal dari produk tersebut.
Sejak insiden ini, wajah Jake masih mengalami infeksi dan harus diberikan antibiotik secara rutin. Kimberley mengatakan kekecewaannya dan tak ingin ada keluarga yang dirugikan dengan produk ini lagi.
Baca juga : Sembuh dari Cacar Air, Kaki Bocah Ini Malah Membiru dan Hampir Diamputasi
(rdn/up)










































