Bom mortir sepanjang 30 cm berbentuk terpedo tersebut dicurigai masih aktif dan para anak mengambilnya untuk dijadikan mainan. Salah satu anak membawanya ke rumah dan orang tua yang sadar langsung menelepon polisi.
Polisi mengatakan setidaknya mortir diprediksi berusia sekitar lebih dari 10 tahun. Kemungkinan mortir saat itu dibuang ke Oaks Bottom Wildlife Refuge karena dianggap rusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Asalkan Diawasi, Main Perosotan dan Ayunan Aman Bagi Anak
Beberapa rumah di sekitar lokasi mortir langsung dievakuasi oleh polisi untuk mencegah hal yang tak diinginkan.
Para ahli penjinak bom dipanggil untuk menonaktifkan benda yang masih menyimpan potensi bahaya tersebut.
Kejadian dianggap langka karena benda-benda berumur tua biasanya terkubur jauh di tanah atau terbenam dalam air seperti di danau atau sungai. Sementara itu mortir ditemukan di atas permukaan di tempat bermain anak-anak.
"Anggota masyarakat diminta untuk tidak menyentuh atau mengganggu benda semacam ini karena mereka bisa sangat berbahaya jika dipindahkan," kata Biro Polisi Portland dalam pernyataannya.
Baca juga: Bermain dengan Ikat Pinggang, Bocah 12 Tahun Ini Tercekik dan Meninggal (fds/up)











































