Penyakit yang disebut sebagai Legionnaires' disease ini merupakan salah satu variasi tipe pneumonia (infeksi saluran pernapasan) oleh bakteri Legionella. Tak bisa menular dari orang ke orang, penularan penyakit ini terjadi lewat asupan uap air yang berasal dari bak mandi, pelembab ruangan, tangki air panas, serta saluran air lainnya.
Baca juga: Legionnaires Disease, Bentuk Parah dari Pneumonia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penanganan sudah dilakukan dengan menginspeksi 22 gedung di daerah Bronx. 5 Gedung di antaranya positif memiliki bakteri Legionell, termasuk gedung bersejarah Opera House Hotel, Lincoln Medical Center dan Concourse Plaza.
"Kami sedang melakukan investigasi menyeluruh untuk mencari tahu sumber dari wabah ini. Saya meminta kepada masyarakat yang memiliki gejala agar langsung mencari pertolongan medis," tutur Dr Mary Basset, Komisioner dari Departemen Kesehatan New York, dikutip dari CNN, Senin (3/8/2015).
Data dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat mengatakan bahwa 5 hingga 30 persen yang terserang penyakit ini biasanya meninggal. Penyakit ini memang rentan menyerang ketika cuaca panas dan lembab di akhir musim panas dan awal musim gugur.
Nama Legionnaire disease sendiri diambil dari wabah pada tahun 1976. Kala itu organisasi para veteran perang, American Legion, sedang melakukan konvensi. Namun ternyata gedung hotel mereka mengidap terinfeksi bakteri penyebab pneumonia dan menyerang hampir seluruh peserta konvensi.
Baca juga: Bersalin dengan Teknik Water Birth, Waspadai Risiko Infeksi pada Bayi
(mrs/vit)











































