Penelitian yang dilakukan Dr Tracey Sletten dari Sleep and Circadian Medicine Laboratory, Monash University, Melbourne, Australia, mencoba melihat kaitan antara kebiasaan tidur tepat waktu dengan kuaitas hidup keesokan harinya. Penelitian ini dilakukan kepada 43 orang dewasa selama dua periode.
Baca juga: Studi: Ini Sebabnya Bangun Lebih Pagi Bantu Turunkan Berat Badan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada periode kedua, partisipan diminta untuk mengurangi jam tidurnya. Dari yang semula 8 jam menjadi 5 jam pada minggu pertama, dan dikurangi lagi menjadi 3 jam pada minggu kedua. Data dari periode ini menunjukkan bahwa dengan mengurangi jam tidur, produksi hormon melatonin penyebab ngantuk menjadi berkurang.
"Akibatnya jam tubuh Anda menjadi rusak atau tidak teratur. Hal inilah yang membuat Anda akan merasa payah keesokan harinya karena merasa letih, sering mengantuk dan sulit berkonsentrasi," tutur Dr Sletten, dikutip dari ABC Australia, Selasa (4/8/2015).
Hal ini membuat kualitas hidup seseorang juga menurun. Dari yang awalnya hanya merasa lelah dan pegal, seseorang bisa menjadi pemarah, sering gelisah dan malas karena jam tubuhnya berubah. Dijelaskan Dr Sletten bahwa ini merupakan pengaruh dari hormon melatonin yang tidak teratur.
Contohnya ketika bangun pagi terasa lemas dan mengantuk, berarti melatonin di tubuh masih banyak. Hal ini membuat pekerjaan, sekolah hingga aktivitas harian lainnya menjadi terhambat karena mengantuk.
Karena itu Dr Sletten menyarankan agar tiap orang bisa mengenali jam tubuh mereka masing-masing. Dengan mengikuti jam tubuh yang ada, maka tidur akan lebih baik. Kualitas hidup pun meningkat karena perasaan gelisah, kesal dan lemas pun hilang.
"Jika kita bisa memilih, tentunya kita ingin bisa bebas menentukan kapan waktu tidur dan bangun. Namun ada sekolah, pekerjaan, dan hal-hal lain yang menghalangi kita untuk tidur dan bangun sesukanya. Untuk itu manajemen yang baik harus bisa dilakukan," paparnya.
Baca juga: Studi: Jam Mulai Sekolah Lebih Siang Bisa Dongkrak Nilai Remaja
(mrs/vit)











































