Dikatakan peneliti dari University of Zurich, Swedia, orang-orang yang sedang stres akan lebih senang makanan-makanan enak yang sebetulnya banyak tak sehat. Hal ini karena sirkuit otak yang terhubung dengan rasa kepuasaan atau reward menjadi sangat sensitif sementara bagian otak terkait pengendalian diri tumpul.
Hal ini diketahui peneliti setelah memerhatikan 51 partisipan yang menjalani beragam tes untuk menginduksi stres kemudian dilanjutkan dengan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) otak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 9 Cara Sederhana Ini Efektif Kurangi Stres
"Semakin Anda stres maka Anda akan semakin sulit mengalahkan keinginan diri seperti ketika kami meminta Anda memilih coklat batang kesukaan Anda melawan seporsi brokoli. Bisa dibilang seperti stres menyalakan sinyal rasa dan mematikan sinyal tujuan kesehatan," papar Maier.
Oleh karena itu bagi seseorang yang sedang berdiet maka stres ini dapat menjadi musuh besar. Studi yang dipublikasi di jurnal Neuron tersebut mengatakan bila stres hanya sehari mungkin tak akan berpengaruh besar namun seseorang perlu waspada bila stres berkepanjangan.
Menurut Maier satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi stres adalah dengan menjauhkan hal-hal yang mungkin bisa jadi godaan. Misalnya seperti memindahkan camilan, rokok, atau minuman alkohol dari jangkauan.
Baca juga: Hati-hati, Stres 'Pengaruhi' Otak Agar Nafsu Makan Jadi Meningkat (fds/up)











































