Rusak Sirkuit Kendali Diri, Stres Bisa Ganggu Program Diet

Rusak Sirkuit Kendali Diri, Stres Bisa Ganggu Program Diet

Firdaus Anwar - detikHealth
Jumat, 07 Agu 2015 07:11 WIB
Rusak Sirkuit Kendali Diri, Stres Bisa Ganggu Program Diet
Foto: Choreograph/Thinkstock
Zurich - Program diet agar bertahan lama membutuhkan dedikasi yang tinggi. Nah kalau sudah stres, dedikasi goyah karena ternyata sirkuit kendali diri kita rusak lho.

Dikatakan peneliti dari University of Zurich, Swedia, orang-orang yang sedang stres akan lebih senang makanan-makanan enak yang sebetulnya banyak tak sehat. Hal ini karena sirkuit otak yang terhubung dengan rasa kepuasaan atau reward menjadi sangat sensitif sementara bagian otak terkait pengendalian diri tumpul.

Hal ini diketahui peneliti setelah memerhatikan 51 partisipan yang menjalani beragam tes untuk menginduksi stres kemudian dilanjutkan dengan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) otak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami temukan bawa stres meningkatkan sinyal reward dan dengan demikian meningkatkan keinginan untuk mendapatkannya dengan cepat," kata salah satu peneliti Silvia U. Maier seperti dikutip dari Reuters pada Jumat (7/8/2015).

Baca juga: 9 Cara Sederhana Ini Efektif Kurangi Stres

"Semakin Anda stres maka Anda akan semakin sulit mengalahkan keinginan diri seperti ketika kami meminta Anda memilih coklat batang kesukaan Anda melawan seporsi brokoli. Bisa dibilang seperti stres menyalakan sinyal rasa dan mematikan sinyal tujuan kesehatan," papar Maier.

Oleh karena itu bagi seseorang yang sedang berdiet maka stres ini dapat menjadi musuh besar. Studi yang dipublikasi di jurnal Neuron tersebut mengatakan bila stres hanya sehari mungkin tak akan berpengaruh besar namun seseorang perlu waspada bila stres berkepanjangan.

Menurut Maier satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi stres adalah dengan menjauhkan hal-hal yang mungkin bisa jadi godaan. Misalnya seperti memindahkan camilan, rokok, atau minuman alkohol dari jangkauan.

Baca juga: Hati-hati, Stres 'Pengaruhi' Otak Agar Nafsu Makan Jadi Meningkat (fds/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads