ADVERTISEMENT

Jumat, 07 Agu 2015 07:35 WIB

Studi: Rajin Olahraga Saat Remaja, Risiko Diabetes Pun Menurun Saat Dewasa

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Jangan ragukan lagi manfaat dari rajin melakukan aktivitas fisik sedari remaja. Studi ungkap kebiasaan ini bahkan bisa bantu pangkas risiko diabetes lho.

Ya, peneliti dari University of Exeter, Inggris, menyebutkan bahwa jika seseorang sejak remaja sudah rutin berolahraga, maka risikonya untuk terkena diabetes tipe 2 akan menurun seiring pertambahan usianya.

Hal ini dikatakan karena melakukan aktivitas fisik dapat memberikan manfaat yang sangat baik terutama untuk mencegah resistensi insulin pada orang usia muda.

Baca juga: Melewatkan Sarapan Bisa Berdampak Buruk Bagi Pengidap Diabetes

Resistensi ini sendiri umumnya mengarah pada kadar gula darah tinggi dan merupakan faktor penyebab munculnya diabetes tipe 2. Selain itu, faktor risiko lain yang juga dikaitkan dengan diabetes ini adalah berat badan yang berlebihan dan pola makan yang tak sehat.

"Resistensi insulin meningkat secara dramatis dari usia 9-13 tahun, kemudian sampai pada puncaknya di usia 16 tahun. Kami menemukan bahwa aktivitas fisik dapat mengurangi risiko ini berlanjut," ujar salah seorang peneliti yang terlibat, Dr Brad Metcalf, seperti dikutip dari Mirror, Jumat (7/8/2015).

Selain berkaitan dengan diabetes, nyatanya beberapa studi lain menyebutkan bahwa resistensi insulin juga memberikan dampak bagi diagnosis lain. Seperti yang dituliskan dalam jurnal JAMA Neurology, bahwa resitensi insulin ternyata juga bisa meningkatkan risiko alzheimer.

Baca juga: Studi: Pria Impoten Berisiko Lebih Tinggi Idap Diabetes Tipe 2 (ajg/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT