Bikin Henna Saat Berlibur ke Turki, Kulit Remaja Ini Malah Terbakar

Bikin Henna Saat Berlibur ke Turki, Kulit Remaja Ini Malah Terbakar

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 25 Agu 2015 10:35 WIB
Bikin Henna Saat Berlibur ke Turki, Kulit Remaja Ini Malah Terbakar
Foto: SWNS.com
Hertfordshire - Saat berlibur ke Turki, remaja ini membuat tato dari henna sebagai kenang-kenangan. Tak disangka, tato itu malah membakar kulit cantiknya.

Beberapa waktu lalu Mary Bates berlibur bersama teman-temannya ke Turki. Di sana ia memutuskan untuk membuat tato berbentuk dreamcatcher di kaki kirinya. Seminggu kemudian, tato itu mulai pecah dan membuatnya seperti terbakar.

Begitu sampai kembali di Inggris, ia langsung memeriksakan kondisinya ke dokter. "Sebagian kulit saya mengelupas, dan itu terlihat menjijikkan karena seperti daging yang terbuka," ungkap Mary.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter awalnya berupaya untuk mengobati kondisi gadis asal St Albans, Hertfordshire itu, namun akhirnya ia dirujuk ke unit luka bakar di Chelsea and Westminster Hospital.

Menurut dokter di rumah sakit tersebut, yang dialami Mary merupakan luka bakar akibat 'henna hitam'. Bahkan mereka berkesimpulan bahwa luka bakar yang dimiliki Mary adalah luka akibat henna hitam terburuk yang pernah mereka lihat.

Baca juga: Kulit Gatal dan Kemerahan Setelah Pakai Henna Hitam? Waspada Alergi!

Henna hitam dapat mengakibatkan luka bakar seperti itu karena mengandung paraphenylenediamine (PPD), sebuah senyawa kimia yang telah lama dilarang beredar oleh Uni Eropa. Dan yang paling disesalkan Mary adalah reaksi kimia tersebut telah menyebabkan kerusakan permanen pada kulit Mary.

"Saya pernah membuat henna di kedua tangan saya, dan baik-baik saja. Saya tak menyangka ini akan terjadi," tutur Mary seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (25/8/2015).

Tak hanya itu, gadis berumur 16 tahun itu juga diperingatkan agar tidak mewarnai rambutnya. Jika tidak, ia akan mengalami syok anafilaktik karena reaksi terhadap bahan kimia yang sama.

Yang disesalkan Mary adalah ia tak lagi bisa melanjutkan karirnya sebagai model. Pagelaran fesyen yang rencananya akan ia ikuti bulan ini juga terpaksa dibatalkan karena Mary tak nyaman ketika harus memperlihatkan luka bakar di kakinya.

Baca juga: Agar Kulit Tetap Aman Saat Pakai Henna, Teliti Sebelum Memilih Produk

Namun Mary tidak mau berputus asa begitu saja. Setelah mendapatkan pelajaran dari kejadian tersebut, bulan depan ia berencana mengambil studi tentang teater, seni dan fotografi di Amerika. Ia mengubah cita-citanya dari model menjadi seorang make up artis yang handal.

"Bila saya sudah mahir, mungkin saya menemukan cara untuk menutupi luka bakar ini," harapnya. (lll/up)

Berita Terkait