Dua Bocah Lumpuh Akibat Wabah Polio di Ukraina

Dua Bocah Lumpuh Akibat Wabah Polio di Ukraina

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 08 Sep 2015 12:16 WIB
Dua Bocah Lumpuh Akibat Wabah Polio di Ukraina
Foto: thinkstock
Kiev - Dua orang bocah asal Ukraina positif terjangkit polio. Akibatnya, bocah berusia 4 tahun dan 10 bulan ini dinyatakan lumpuh oleh dokter.

Dua bocah yang tak disebutkan namanya merupakan penduduk Ukraina yang tinggal di perbatasan dengan Romania, Hungaria, Slovakia dan Polandia. Meninggalnya dua orang bocah ini membuktikan bahwa saat ini Ukraina sedang terancam wabah polio.

"Dua kasus ini positif polio yang mengakibatkan kelumpuhan. Namun kami yakin bukan hanya dua orang ini yang menjadi korban, namun banyak anak lainnya di Ukraina yang juga berisiko akibat rendahnya cakupan imunisasi," tutur Olivier Rosenbaum dari Polio Eradication Initiative di WHO, dikutip dari BBC, Senin (7/9/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Militer Turun Tangan, Vaksinasi Lancar dan Kasus Polio di Pakistan Turun

WHO mengatakan bahwa wabah ini terjadi akibat tingginya risiko penyebaran virus polio di Ukraina. Ada dua hal yang ditengarai menjadi penyebab mengapa wabah polio bisa kembali terjadi di Eropa.

Pertama adalah rendahnya cakupan imunisasi di suatu negara atau daerah. Kebanyakan imunisasi polio menggunakan virus hidup yang sudah dilemahkan. Namun virus ini bisa kembali menjadi kuat jika tidak ada perlindungan komunal dari lingkungan sekitar. Artinya, semakin sedikit anak yang diimunisasi polio, semakin besar risiko virus ini menguat.

Kedua adalah munculnya virus polio liar. Polio yang diakibatkan jenis virus ini terjadi pada 1 dari 200 kasus infeksi polio. Pada tahun 2010, virus polio liar pernah mengguncang Eropa dengan menyebabkan 14 anak lumpuh. Yang lebih parah, seringkali virus polio liar tidak menunjukkan gejala ketika menyerang anak.

"Virus polio liar sangat berbahaya karena tidak menunjukkan gejala. Akibatnya, risiko anak tertular dari teman sebaya semakin besar," pungkas Rosenbaum.

Ukraina memang salah satu negara dengan tingkat cakupan imunisasi yang masih rendah, di bawah 50 persen. Untuk itu WHO menyarankan agar pemerintah setempat melakukan langkah-langkah yang harus dijalankan dan mewajibkan vaksin bagi turis yang ingin berkunjung.

Baca juga: Kisah Pria yang 'Beternak' Virus Hingga Berujung Mutasi Berbahaya (mrs/vit)

Berita Terkait