Terselamatkan dari Sambaran Petir Berkat Kawat di Bra

Terselamatkan dari Sambaran Petir Berkat Kawat di Bra

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Senin, 14 Sep 2015 18:40 WIB
Terselamatkan dari Sambaran Petir Berkat Kawat di Bra
Foto: People's Daily
Guangzhou - Saat itu hujan teramat deras, disertai kilat. Namun wanita yang hanya diketahui bernama Li itu tak ambil pusing dan justru keluar rumah. Bukan tanpa alasan, sebab Li bermaksud mengantarkan payung kepada putranya.

Ketika melewati sebuah jembatan kayu, Li mendengar petir bergemuruh kencang dan sejurus kemudian, kilat menyambarnya. Seseorang yang bermaksud lewat jembatan yang sama lantas menemukan Li dalam keadaan sudah tak sadarkan diri. Baju yang menempel di tubuh Li juga terbakar sebagian.
 
Orang ini lantas memanggil bala bantuan, sehingga Li bisa segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, Guangdong No 2 Provincial People's Hospital.

"Dada saya terasa sakit, saya merasa seperti terbakar," kata Li kepada koran setempat, Southern Metropolis Daily pasca siuman dan mendapatkan penanganan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Cek Pakaian Dalam Anda, Menyehatkan atau Malah Bikin Sakit?



Li mengira ia sempat pingsan selama dua menit atau kurang sebelum akhirnya terbangun. Tapi tubuhnya masih belum bisa bergerak. Dokter sendiri mengutarakan keadaan Li stabil. Hanya saja ia mengalami luka bakar selebar 2 cm dan sedalam 0,5 cm di dadanya. Demikian seperti dikutip dari People's Daily Online, Senin (14/9/2015).

Menanggapi keadaan Li, seorang pakar ilmu fisika bernama Prof Shen mengatakan wanita yang tak diketahui umurnya ini sangatlah beruntung. Ia selamat dari sambaran petir berkat kawat yang ada pada branya.

"Petir menyambar lewat kerangka besi pada payung, tapi ketika lisrik mengalir ke dadanya, kawat bra pasien berfungsi seperti Faraday Cage yang dapat membelokkan aliran listrik dan menjauhkannya dari organ vital pasien," terang profesor yang mengajar di Zhongshan University tersebut.

Namun untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Li sampai saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
 
Baca juga: Ibu Pakai Bra Kawat, Adakah Pengaruhnya pada Aktivitas Menyusui?



Februari lalu, seorang wanita asal Brazil bernama Ivete Medeiros dikabarkan selamat dari peluru nyasar berkat branya. Saat itu ia mendengar ribut-ribut di seberang supermarket miliknya. Setelah ditengok, ternyata pihak kepolian sedang mengepung seorang pencuri yang bersenjata.

Tak disangka, si pencuri melepaskan tembakan dan peluru yang keluar dari pistolnya mengarah ke dirinya, tepatnya mengenai bagian bawah payudara kiri Ivete. Ivete sempat berlari masuk ke dalam supermarket, dan suaminya mengira Ivete sudah meninggal.

Setelah tim medis datang dan memeriksa luka Ivete, ternyata peluru 'nyasar' itu ditemukan dalam keadaan tersangkut di bra ibu ini. Kebetulan hari itu Medeiros memakai underwire bra, sehingga peluru tadi hanya melesak masuk ke semacam penyangga di bagian bawah branya. (lll/up)

Berita Terkait