Veronica Ahok, Ketua YKI DKI Jakarta mengatakan pembahasan soal rencana call center sudah dilakukan sejak tahun lalu. Call center ini berfungsi sebagai pusat bantuan informasi sekaligus pelayanan bagi pasien kanker kurang mampu.
"Nanti ketika telepon call center pasien kanker bisa meminta informasi soal rumah sakit, atau misalnya dia membutuhkan ambulans atau membutuhkan pelayanan paliatif, kita sediakan," tutur wanita yang akrab disapa Vero tersebut, usai acara SEHATi Bicara di Restoran Seribu Rasa, Jl H Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya nanti telepon minta bantuan mobil jenazah, nanti kita hubungi juga dinas pemakaman DKI untuk pemakamannya. Atau kalau mau berobat tapi susah kendaraan dan nggak punya ongkos transport, kita hubungkan dengan 118 ambulans gawat darurat," paparnya.
dr Carmen mengatakan layanan call center hanya berlaku bagi pasien yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan berdomisili di DKI Jakarta. Namun jika ada pasien kanker dari daerah sekitar seperti Tangerang, Bekasi, Depok atau Bogor yang ingin meminta bantuan, dipersilakan untuk menelepon dan diteruskan ke YKI cabang terkait.
Layanan ini untuk sementara sudah berjalan, namun belum diluncurkan secara resmi. dr Carmen mengatakan peresmian akan dilakukan pada 7 Oktober 2015 mendatang.
"Insyaallah nanti tanggal 7 soft launching. Nanti kita jelaskan semua di situ, kita beri tahu apa-apanya ya," tutupnya.
(mrs/up)











































