Seringnya tangan bergetar sesaat ketika meminum kopi membuat banyak yang percaya bahwa kopi adalah penyebab jantung berdebar. Sekarang Anda bisa lebih tenang, karena ada studi yang mengatakan hal sebaliknya.
Menurut riset dari Karolinska Intitutet banyak minum kopi tidak ada hubungannya dengan fibrilasi atrium di mana kondisi jantung berdebar dan berdetak dengan rima tidak beraturan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Minum Kopi Bikin Susah Tidur? Ini Rahasianya
Dr Susanna Larsson memimpin sebuah riset dengan melibatkan seperempat juta orang dari Swedia dan Amerika Serikat. Penelitian diawali dengan menguji 41.881 laki-laki dan 34.594 perempuan yang diminta untuk membuat laporan jumlah kopi yang diminum sejak 1997 hingga 12 tahun setelahnya.
Setelah menganalisis data peneliti tak menemukan hubungan antara jumlah kopi yang diminum dengan insiden fibrilasi atrium. Dalam laporannya peneliti menulis bahwa konsumsi kopi berhubungan dengan risiko fibrilasi atrium tak signifikan pada laki-laki dan pengurangan risiko fibrilasi atrium tak signifikan pada perempuan.
"Kita tidak menemukan bukti apapun yang menyebutkan bahwa tingginya konsumsi meminum kopi dapat berisiko pada fibrilasi atrium. Masyarakat bisa meneruskan kebiasaan meminum kopi, dalam kasus ini, tanpa berisiko terkena risiko fibrilasi atrium," simpul Larsson seperti dikutip pada Medical Daily pada Rabu (23/9/2015).
Baca juga: Ngopi di Malam Hari, Efeknya Bukan Sekadar Susah Tidur
Meskipun demikian, kopi disebut peneliti mungkin saja dapat menyebabkan bentuk lain dari jantung berdebar yang bukan karena fibrilasi atirum. Untuk pastinya masih diperlukan studi lebih lanjut terkait hal tersebut. (fds/up)











































