Bocah 11 Tahun Ini Terserang Stroke Akibat Terjatuh dari Kasur

Bocah 11 Tahun Ini Terserang Stroke Akibat Terjatuh dari Kasur

Jeems Suryadi Gani - detikHealth
Selasa, 29 Sep 2015 11:02 WIB
Bocah 11 Tahun Ini Terserang Stroke Akibat Terjatuh dari Kasur
Foto: mercury press
Jakarta - Shannon Manning, bocah perempuan asal Inggris harus menderita penyakit yang tidak lazim menyerang anak seusianya. Benturan di kepalanya saat terjatuh dari kasur menyebabkan putusnya pembuluh darah di otak, dan pendarahan. Cedera ini membuatnya terkena stroke.

Tanda-tanda stroke pertama kali dirasakan adalah sakit kepala. Satu setengah jam kemudian, sang ibu, Andrea Wilkinson menyadari ada yang salah dengan putrinya ketika melihat wajah bagian kiri yang mengendur. Ketika itu, dia merasakan kesulitan saat berbicara. Semakin parah ketika Shannon tidak bisa merasakan tubuh bagian kirinya.

"Shannon tidak pernah marah dengan apa yang dialaminya. Padahal apa yang dia alami biasa menyerang orang yang lebih tua," cerita Andrea.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhirnya, bocah 11 tahun ini dibawa ke rumah sakit Alder Hey Children's di Liverpool. Hasil pemeriksaan CT-Scan dan MRI membuktikan kekhawatiran orang tuanya.  Shannon menderita stroke karena pendarahan di kepala akibat terjatuh dari kasur. Empat bulan Shannon dirawat di bagian neurologi, sebelum akhirnya keluar pada April. Sejak Desember, Shannon harus menjalani terapi hidroterapi dan fisioterapi.

Shannon harus kembali melatih kemampuannya untuk berjalan, dan melatih bagian-bagian lain yang tidak berfungsi akibat stroke yang dia derita. Perjuangan yang dia tunjukan dalam pengobatannya, membuatnya dapat kembali berjalan dan bisa bergabung di pesta akhir tahun sekolahnya pad Juli.

"Melihat Shannon berjalan kembali membuatku senang dan bangga, tetapi di waktu yang sama aku sadar bahwa dia berusia 11 dan harus melakukan hal itu kembali (belajar berjalan). Hal ini seperti melihatnya kembali menjadi bayi," ungkap Andrea seperti dikutip dari Daily Mail pada Selasa (29/9/2015).

Baca juga: Kasus Bayi Tertular Herpes Setelah Dicium Orang Dewasa, Ini Kata Dokter

Dokter mengatakan bahwa Shannon akan kembali pulih seperti sedia kala. Beberapa bulan ke depan Shannon akan menjalani operasi lanjutan untuk penyuntikan Botox ke tangannya, untuk meningkatkan kemampuannya bergerak.

"Ini adalah masa-masa sulit untuk saya, tetapi saya baik-baik saja. Selanjutnya, aku ingin sekali menggerakan tanganku. Aku selalu berusaha untuk berfikir positif. Aku telah melewati masa-masa sebelumnya dan aku akan membaik," ucap Shannon ketika menerima penghargaan dari Stroke Association.

Dr Anne Gordon, konsultan terapi di rumah sakit London Children's mengatakan bahwa setidaknya ada 400 anak yang terkena stroke di UK. Penting untuk mengetahui tanda-tanda terkena stroke. Gejala biasanya muncul pada bayi yang berusia 28 hari.

"Pada usia antara 28 hari dan 18 tahun, gejala mungkin muncul sama seperti apa yang orang dewasa alami seperti lumpuh pada satu bagian tubuh, wajah yang mengendur, kesulitan dalam berbicara, dan sakit kepala," kata Dr Anne.

"Dalam usaha pencegahan, biasanya dokter akan melakukan tindakan medis hingga operasi. Melaksanakan terapi dan rehabilitasi adalah prioritas utama jika ada keluarga yang terserang stroke," jelas Dr Anne.

Baca juga: Diabetes dan Hipertensi Bisa Sebabkan Kelainan pada Pembuluh Mata (up/up)

Berita Terkait