Mata silinder disebabkan oleh seringnya menggosok mata dengan keras (seperti pada anak yang mengidap alergi konjungtivitis) atau penyakit kornea mata seperti keratokonus. Pada umumnya, silinder terjadi sejak lahir, namun tidak sedikit pula muncul saat pertumbuhan.
Baca juga: Hati-hati, Lensa Kontak Berwarna Dapat Pengaruhi Penglihatan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjutnya, penyembuhan mata silinder dapat dilakukan dengan cara cepat melalui operasi lasik mata. Tentu saja operasi ini membutuhkan biaya yang cukup mahal dibandingkan menggunakan kacamata atau lensa kotak.
Operasi lasik mata silinder adalah prosedur pembedahaan yang menggunakan laser untuk mengoreksi penglihatan. Operasi lasik untuk mata silinder bertujuan untuk memperabaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea mata.
Dengan operasi lasik untuk mata silinder, cahaya yang jatuh pada kornea dapat bener-benar fokus pada retina. Berbeda dengan kacamata dan lensa kotak yang diperuntungkan sebagai alat bantu, operasi lasik mata silinder adalah tindakan pembedahan mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih.
Untuk prosedur lasik sendiri hanya memakan waktu 20 menit tanpa proses penjahitan, karena pembedahan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan hanya untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea akan ditutup dan akan menempel dengan sendirinya sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka ataupun jahitan.
Operasi lasik pada mata tidak sakit, hanya saja saat masa pemulihan, umumnya pasien akan merasa nyeri atau gatal pada mata dengan intensitas yang berbeda-beda.
Baca juga : Diabetes dan Hipertensi Bisa Sebabkan Kelainan pada Pembuluh Mata (mrs/vit)











































