Pipi Bengkak Sampai Melorot, Zoubair Akhirnya Dioperasi

Pipi Bengkak Sampai Melorot, Zoubair Akhirnya Dioperasi

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 02 Okt 2015 09:02 WIB
Pipi Bengkak Sampai Melorot, Zoubair Akhirnya Dioperasi
Foto: barcroft
New York - Selama 18 tahun, Zoubair Lahdodi hidup dengan pipi yang membengkak. Bahkan karena pipinya terus membengkak dari waktu ke waktu, lama-lama bibir dan lidahnya sampai ikut terjulur keluar.

Orang tua Zoubair diberitahu bahwa putranya mengalami kondisi yang disebut malformasi vena, atau abnormalitas pada pembuluh darah, terutama vena. Dan kebetulan yang terjadi pada Zoubair adalah malformasi pada vena di wajahnya.

Malformasi vena semacam ini sebenarnya bawaan dari lahir. Kendati demikian pada tiap orang, kasusnya berbeda-beda. Ada yang mempengaruhi pembuluh darahnya, ada yang mengenai kelenjar getah beningnya, tetapi ada juga yang mengenai arteri sekaligus venanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zoubair (foto: Barcroft)


Baca juga: Pria Ini Hampir Meninggal Kena Stroke karena Kecanduan Game Online

Sayangnya Zoubair tak memperoleh penanganan yang selayaknya karena kondisi finansial keluarganya yang pas-pasan. Keluarga yang tinggal di Casablanca, Maroko ini hanya bergantung pada pendapatan sang ayah, Abderrahmane yang bekerja sebagai supir taksi.

Seiring berjalannya waktu, Zoubair mengaku sudah sangat terbiasa dengan keadaannya. "Ada yang menertawakan, tapi harusnya mereka tidak melihat kecacatan saya, melainkan apa yang ada dalam kepala saya," tuturnya seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (2/10/2015).

Zoubair rupanya berbakat melakukan atraksi dengan sepeda, dan beberapa kali melakukan atraksi di jalanan Casablanca membuat Zoubair menjadi selebriti lokal. Ia bahkan memiliki nama tenar, Stunteur Zoubair.

Di sisi lain, Zoubair tak tahu-menahu betapa hobinya itu akan membahayakan pipinya. Sebab bila Zoubair terjatuh dari sepedanya, benjolan di pipinya itu akan menjadi semacam 'bom waktu' yang bisa saja merenggut nyawanya.

Bila terbentur sesuatu, benjolan di kirinya itu akan pecah, dan mengakibatkan pendarahan yang buruk sekaligus fatal.

Beruntung kemudian Zoubair ditemukan oleh Warner Foundation, yayasan yang bergerak aktif membantu anak-anak yang membutuhkan operasi seperti Zoubair. Beberapa waktu lalu, ia diterbangkan ke New York untuk mendapatkan penanganan dari ahli bedah plastik vaskular, Dr Milton Waner dan timnya dari Lenox Hill Hospital, Manhattan.

"Kasus pada Zoubair tergolong parah. Ketika saya menonton videonya beratraksi dengan sepeda, saya ketakutan karena sedikit benturan saja bisa menyebabkan pendarahan terminal. Risikonya sangat tinggi, bahkan tanpa perlu saya sentuh sekalipun. Ia seperti bom waktu berjalan, jadi kita harus segera mengoperasinya," tutur Dr Waner.

Proses operasi Zoubair (foto: Barcroft)


Sejauh ini, Zoubair telah menjalani dua kali operasi untuk mengangkat bibir bawah dan lidahnya. Dalam waktu dekat, ia akan menjalani sejumlah operasi lagi demi mengembalikan kondisinya.

"Saya berharap dengan pengobatan ini, saya bisa hidup normal, karena sebelumnya saya tak bisa makan, tidur, berbicara bahkan bernapas dengan nyaman," timpal Zoubair.

Hingga detik ini, penyebab utama dari malformasi ini belum berhasil diungkap oleh ilmuwan. Dugaan sementara adalah terjadinya gangguan pada pembentukan pembuluh darah saat seseorang masih berada dalam kandungan.

Baca juga: Penyakit Misterius, Balita Tumbuh dengan Kerusakan Wajah & Otak Parah

(lll/up)

Berita Terkait