3 Penyebab Orang Malas Olahraga

3 Penyebab Orang Malas Olahraga

Jeems Suryadi Gani - detikHealth
Senin, 19 Okt 2015 07:35 WIB
3 Penyebab Orang Malas Olahraga
Foto: thinkstock
Jakarta - Kesibukan yang sering menyita banyak waktu, membuat orang malas berolahraga. Namun itu bukan satu-satunya alasan, masih banyak lagi yang lainnya.

Bagi Anda yang termasuk aktif sehingga banyak waktu yang tersita, berolahraga adalah sesuatu yang sangat sulit Anda lakukan. Meskipun kita sangat ingin berolahraga dengan konsisten, banyak rintangan yang harus  dihadapi. Tetapi, bukan berarti tidak bisa berolahraga. Lalu, apa yang harus dilakukan saat benar-benar tidak bisa berolahraga?

Dikutip dari Sparklepeople.com pada Senin (19/10/2015), berikut ini 3 penyebab paling umum orang malas berolahraga, dan sekaligus cara-cara mengatasinya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Jangan Salah, Jalan Kaki Sama Pentingnya dengan Lari

1. Benar-benar tidak waktu luang

Foto: thinkstock
Terkadang, banyak orang yang terlalu sibuk untuk berolahraga. Adakah harapan? Tentu saja ada.

Langkah 1: Ubah Pemahaman dari Berolahraga
Hal yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan mengubah cara pandang tentang berolahraga. Tidak harus dengan memakai baju khusus atau aktif berolahraga. Dalam sehari-hari, saat kita punya gaya hidup yang aktif, kita menjadikan berolahraga sebagai bagian dari hari-hari sibuk kita. Biarkan tubuh kita bekerja sebanyak mungkin, dengan membawa bayi, mengangkat barang ke dalam mobil, atau bersih-bersih. Apapun yang melibatkan tubuh kita dalam bergerak.

Langkah 2: Perhatikan dengan baik diet makanan kita
Olahraga adalah hal yang penting untuk kesehatan tubuh dan pembakaran kalori, tetapi saat kita tidak punya waktu luang untuk berolahraga, disiplin dengan diet yang sedang dijalani akan membuat kita tetap bisa mengurangi berat badan. Rata-rata, 30 menit berolahraga membakar 250-300 kalori, jadi saat tidak berolahraga, fokus makan-makanan sehat dan mengurangi kalori.

Langkah 3: Banyak-banyaklah berdiri
Cara termudah membakar kalori tanpa berkeringat adalah berdiri. Penggunaan otot dan pembakaran akan dua kali lebih banyak dibandingkan kita hanya duduk. Studi mengatakan, duduk selama 56 jam setiap minggunya bisa sangat mempengaruhi kesehatan.

2. Anda benar-benar kelelahan

Foto: Thinkstock
Nyatanya, yang ditawarkan dengan berolahraga sangatlah terbatas jika Anda stres dan kelelahan. Coba pikiran apa yang membuat kita merasa lelah bahkan sebelum mencoba berolahraga. Apakah kurang tidur? Atau terlalu banyak mengunyah makanan. Maka, buatlah rencana untuk mempebaiki penyebab mengurangi kelelahan.

Langkah 1: Perbanyak tidur-tidur singkat (napping)
Jika bingung dengan membagi waktu degan berolahraga, tidur sebentar mungkin. Belolahraga ketika kita kelelahan bisa menyebabkan sakit. Ambil 25-20 menit untuk tidur untuk mengisi ulang tenaga.

Langkah 2: Lakukan kegiatan-kegiatan halus
Setelah kita melakukan power nap, cobalah selama 30 menit melakukan sesuatu. Kegiatan-kegiatan yang lembut dan menenangkan seperti Tai Chi Qi Gong, atau yoga bisa mengisi kembali energi dalam tubuh kita.

3. Anda sedang cedera atau berolahraga dengan keterbatasan fisik

Foto: Thinkstock/Dirima
Saat tubuh kita tidak memungkinkan untuk berolahraga, atau bergerak tanpa merasakan sakit, bisa mencari tahu di mana harus memulai berolahraga yang baik.

Langkah 1: Bicaralah dengan spesialis kesehatan Anda
Coba telusuri dahulu apa yang aman dan yang tidak sesuai dengan situasi Anda. Jangan pernah berolahraga tanpa persetujuan dari dokter.

Langkah 2: Jadilah kreatif
Saat dokter sudah setuju kita melakukan olahraga, otak akan mencari cara-cara kreatif untuk tetap membuat tubuh berlatih ditengah keterbatasan.

Langkah 3: Fokus atas apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain
Cara terbaik untuk keluar dari situasi serba terbatas karena cedera adalah dengan berguna untuk orang lain! Fikirkan apa yang bisa Anda, misalkan dengan membantu memasak, atau mengajarkan tetangga kita menjahit? Berbagilah keramahan kepada setiap orang, hal ini sangat baik untuk kesehatan meskipun kita sedang cedera.
Halaman 2 dari 4
Terkadang, banyak orang yang terlalu sibuk untuk berolahraga. Adakah harapan? Tentu saja ada.

Langkah 1: Ubah Pemahaman dari Berolahraga
Hal yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan mengubah cara pandang tentang berolahraga. Tidak harus dengan memakai baju khusus atau aktif berolahraga. Dalam sehari-hari, saat kita punya gaya hidup yang aktif, kita menjadikan berolahraga sebagai bagian dari hari-hari sibuk kita. Biarkan tubuh kita bekerja sebanyak mungkin, dengan membawa bayi, mengangkat barang ke dalam mobil, atau bersih-bersih. Apapun yang melibatkan tubuh kita dalam bergerak.

Langkah 2: Perhatikan dengan baik diet makanan kita
Olahraga adalah hal yang penting untuk kesehatan tubuh dan pembakaran kalori, tetapi saat kita tidak punya waktu luang untuk berolahraga, disiplin dengan diet yang sedang dijalani akan membuat kita tetap bisa mengurangi berat badan. Rata-rata, 30 menit berolahraga membakar 250-300 kalori, jadi saat tidak berolahraga, fokus makan-makanan sehat dan mengurangi kalori.

Langkah 3: Banyak-banyaklah berdiri
Cara termudah membakar kalori tanpa berkeringat adalah berdiri. Penggunaan otot dan pembakaran akan dua kali lebih banyak dibandingkan kita hanya duduk. Studi mengatakan, duduk selama 56 jam setiap minggunya bisa sangat mempengaruhi kesehatan.

Nyatanya, yang ditawarkan dengan berolahraga sangatlah terbatas jika Anda stres dan kelelahan. Coba pikiran apa yang membuat kita merasa lelah bahkan sebelum mencoba berolahraga. Apakah kurang tidur? Atau terlalu banyak mengunyah makanan. Maka, buatlah rencana untuk mempebaiki penyebab mengurangi kelelahan.

Langkah 1: Perbanyak tidur-tidur singkat (napping)
Jika bingung dengan membagi waktu degan berolahraga, tidur sebentar mungkin. Belolahraga ketika kita kelelahan bisa menyebabkan sakit. Ambil 25-20 menit untuk tidur untuk mengisi ulang tenaga.

Langkah 2: Lakukan kegiatan-kegiatan halus
Setelah kita melakukan power nap, cobalah selama 30 menit melakukan sesuatu. Kegiatan-kegiatan yang lembut dan menenangkan seperti Tai Chi Qi Gong, atau yoga bisa mengisi kembali energi dalam tubuh kita.

Saat tubuh kita tidak memungkinkan untuk berolahraga, atau bergerak tanpa merasakan sakit, bisa mencari tahu di mana harus memulai berolahraga yang baik.

Langkah 1: Bicaralah dengan spesialis kesehatan Anda
Coba telusuri dahulu apa yang aman dan yang tidak sesuai dengan situasi Anda. Jangan pernah berolahraga tanpa persetujuan dari dokter.

Langkah 2: Jadilah kreatif
Saat dokter sudah setuju kita melakukan olahraga, otak akan mencari cara-cara kreatif untuk tetap membuat tubuh berlatih ditengah keterbatasan.

Langkah 3: Fokus atas apa yang bisa kita lakukan untuk orang lain
Cara terbaik untuk keluar dari situasi serba terbatas karena cedera adalah dengan berguna untuk orang lain! Fikirkan apa yang bisa Anda, misalkan dengan membantu memasak, atau mengajarkan tetangga kita menjahit? Berbagilah keramahan kepada setiap orang, hal ini sangat baik untuk kesehatan meskipun kita sedang cedera.

(up/up)

Berita Terkait